Wacanakan Pembatasan Warga Bekasi ke Jakarta untuk Cegah Covid-19, Wali Kota: Demi Kemanusiaan

Kompas.com - 19/03/2020, 20:35 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).


BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi mewacanakan pembatasan aktivitas warganya ke DKI Jakarta.

Hal itu dilakukan mencegah penyebaran Covid-19 di kawasan Bekasi.

“Jika DKI Jakarta perkembangannya meningkat luar biasa, maka tugas saya adalah mengamankan warga untuk tidak melakukan interaksi kegiatan maupun kerja,” ujar Wali Kota Bekasi, Rachmat Effendy atau Pepen di Bekasi, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Soal Pembatasan Warga Bekasi Ke Jakarta, Pemkot Tunggu Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat

Pepen mengatakan, kebijakan pembatasan aktivitas ke Jakarta ini menjadi pilihan demi kemanusiaan.

Sehingga tidak ada lagi warga Bekasi yang terpapar Covid-19.

Saat ini, sekitar 60 persen warga Bekasi beraktivitas di Jakarta.

Sehingga keputusan pembatasan itu, menurut Pepen, pilihan terbaik jika jumlah pasien Covid-19 di Jakarta meningkat.

“Tapi pada saat dijadikan luar biasa (status Covid-19) oleh DKI sudah pasti itu (pembatasan diterapkan). Orang juga punya perasaan sesuatu, entah itu rasa takut, was-was. Saya kan punya 2,4 juta, 60 persen warga ke Jakarta, wajar kalau saya imbau pada saat itu untuk tidak masuk Jakarta," kata Pepen.

“Dan itu betul-betul untuk kemanusiaan, karena jiwa, enggak berpikir itu ekonomi,” lanjut dia.

Meski demikian, hingga kini belum menerapkan kebijakan pembatasan itu.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Jabar 22 Orang, Ridwan Kamil Sebut Mayoritas di Bekasi

Sebab sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 di Jakarta menurut Pepen masih stabil.

Ia berharap pasien Covid-19 setiap harinya berkurang. Sehingga rencana pembatasan itu batal dilakukan.

“Nah, ternyata setiap sore malam pagi saya lihat di Jakarta itu stagnan. Mudah-mudahan kalau seperti itu berarti kan tidak perlu dikhawatirkan (penyebaran Covid-19 ke Bekasi),” tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Megapolitan
Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X