Kompas.com - 15/04/2020, 09:47 WIB
Check point ada 14... Titik nya sbb :  Keluar tol 1.keluar tol barat 2.keluar tol timur 1 3.keluar tol timur  2 4.keluar tol jatibening 5. Keluar tol jatiasih 6. Keluar tol jatiwarna  Cek point jalan alteri 1.patung Garuda (Medan satria) 2. Perum kota bintang( Polsek Bekasi Selatan) 3. Sumber artha( Polsek Bekasi kota) 4. Depan pospol jati Waringin( Polsek pondok gede) 5. Pangkalan VI cilengsih( Bantar gebang ) 6. Teluk Pucung Giant( Bekasi Utara) 7. Sasak jarang ( sat lantas polres) 8. Tong yang ( Polsek Bekasi timur) Dokumen Bekasi 24 Jam Check point ada 14... Titik nya sbb : Keluar tol 1.keluar tol barat 2.keluar tol timur 1 3.keluar tol timur 2 4.keluar tol jatibening 5. Keluar tol jatiasih 6. Keluar tol jatiwarna Cek point jalan alteri 1.patung Garuda (Medan satria) 2. Perum kota bintang( Polsek Bekasi Selatan) 3. Sumber artha( Polsek Bekasi kota) 4. Depan pospol jati Waringin( Polsek pondok gede) 5. Pangkalan VI cilengsih( Bantar gebang ) 6. Teluk Pucung Giant( Bekasi Utara) 7. Sasak jarang ( sat lantas polres) 8. Tong yang ( Polsek Bekasi timur)
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Situasi arus lalu lintas di Kota Bekasi dan sekitarnya pada hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Rabu (15/4/2020), terpantau lebih lengang dari biasanya.

Akun Instagram @Bekasi24Jam memantau di titik perbatasan Tol Barat. Wilayah ini tampak kebih lengang.

Setiap kendaraan yang hendak masuk ke Tol Barat tampak dicek satu per satu oleh para petugas. Baik itu dari Polisi maupun Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Baca juga: Ini 14 Check Point Arus Lalu Lintas di Kota Bekasi

Petugas tampak memberhentikan satu per satu mobil untuk mengecek suhu tubuh pengemudi dan jumlah penumpang yang ada di dalam mobil itu.

Bahkan para petugas tampak menggunakan pengeras suara untuk menginformasikan bahwa penerapan PSBB berjalan hari ini guna memutus mata rantai penyebaran pandemi covid-19.

Lalu, tampak ada salah satu truk yang diminta putar balik karena membawa dua orang penumpang. Sebab, dalam aturan penerapan PSBB, angkutan hanya diperbolehkan mengangkut 50 persen dari kapasitas angkutan.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Ojo Ruslani mengatakan, jumlah kendaraan yang melintas di beberapa titik check point terpantau berkurang dari biasanya.

“Sudah berkurang (jumlah). Sosialisasi masif kita gencar sehingga sampai ke masyarakat,” ujar Ojo saat dikonfirmasi, Rabu ini.

Baca juga: Hari Pertama PSBB di Bekasi, Petugas Berikan Masker kepada Pengendara

Ia mengatakan, banyak masyarakat yang telah mematuhi aturan penerapan PSBB. Namun, masih banyak yang tidak mengenakan masker saat berkendara.

Sehingga para petugas pun memberikan masker untuk digunakan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Perang Sarung Saat Sahur dan Bikin Resah, 18 Remaja Diamankan Polisi

Sering Perang Sarung Saat Sahur dan Bikin Resah, 18 Remaja Diamankan Polisi

Megapolitan
Sandi Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok Mengaku Diberi SP, Wali Kota Idris: Lapor ke Saya!

Sandi Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok Mengaku Diberi SP, Wali Kota Idris: Lapor ke Saya!

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Meningkat, Diduga Efek Liburan Panjang Paskah

Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Meningkat, Diduga Efek Liburan Panjang Paskah

Megapolitan
Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Pipa Palyja Bocor di Pangeran Antasari, 20 Daerah Ini Akan Terganggu Pasokan Air

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Malang Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Malang Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Vaksinasi untuk Pelaku Ekonomi Kreatif, dari Pemusik hingga Pengusaha Kuliner

Pemprov DKI Buka Vaksinasi untuk Pelaku Ekonomi Kreatif, dari Pemusik hingga Pengusaha Kuliner

Megapolitan
Suami Nindy Didakwa Pasal Berlapis, Terancam 20 Tahun Penjara

Suami Nindy Didakwa Pasal Berlapis, Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris: Pemkot Dukung Pengusutan Kasus

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris: Pemkot Dukung Pengusutan Kasus

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Bandung Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Bandung Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Namanya Disinggung dalam Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Kata Wali Kota Idris

Namanya Disinggung dalam Dugaan Korupsi Damkar Depok, Ini Kata Wali Kota Idris

Megapolitan
Kuasa Hukum Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok: Periksa Wali Kota!

Kuasa Hukum Pembongkar Dugaan Korupsi Damkar Depok: Periksa Wali Kota!

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok Disebut Berpotensi Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Dugaan Korupsi Damkar Depok Disebut Berpotensi Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Megapolitan
Hadir di Rapat Paripurna, Wagub DKI Batal Jadi Saksi di Sidang Rizieq Shihab

Hadir di Rapat Paripurna, Wagub DKI Batal Jadi Saksi di Sidang Rizieq Shihab

Megapolitan
Sidang Rizieq Shihab untuk Kasus Kerumunan Petamburan dan Megamendung Dilanjutkan Kamis

Sidang Rizieq Shihab untuk Kasus Kerumunan Petamburan dan Megamendung Dilanjutkan Kamis

Megapolitan
Ada Jalur Sepeda di Flyover Cakung, Dibuat Tanpa Sekat dengan Lajur Lain

Ada Jalur Sepeda di Flyover Cakung, Dibuat Tanpa Sekat dengan Lajur Lain

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X