Kumpul-kumpul di Daan Mogot Saat PSBB, Anggota Klub Motor Dihukum Push Up

Kompas.com - 22/04/2020, 12:38 WIB
Hukuman push-up kepada warga yang masih nekat berkumpul dalam jumlah banyak saat malam hari Dok. Humas Polres Jakarta Barat Hukuman push-up kepada warga yang masih nekat berkumpul dalam jumlah banyak saat malam hari

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota kepolisian melakukan patroli penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sepanjang jalan Daan Mogot Jakarta Barat, Selasa (21/4/2020) malam sampai dini hari. Patroli dipimpin oleh Ipda Yehezkiel Prasdyanta.

Saat berpatroli, petugas masih menemukan adanya kegiatan berkerumun yang dilakukan anggota klub motor.

"Kami menemukan para remaja yang berkumpul, bahkan ada juga anak muda klub motor berkumpul dan minum-minuman keras dan juga menemukan segerombolan sopir angkot sedang berkumpul," kata Ipda Yehezkiel Prasdyanta, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: PSBB Hari Pertama di Bekasi Diwarnai Sanksi Push Up bagi Pelanggar

Mereka yang berkumpul langsung diberi hukuman push up.

"Dari temuan itu petugas memberikan hukuman push up. Yang diberikan hukuman ada dua tempat. Di jalan Daan Mogot Raya ada sekitar 15 orang, sedangkan di pinggir tanggul Daan Moogot ada sekitar sembilan orang," ujar Yehezkiel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah memberikan hukuman, polisi menyilakan para pemuda tersebut kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga: Bandel Berkumpul di Warkop, Puluhan Warga Dihukum Push Up oleh Polisi

Selain itu, petugas juga rutin memberikan imbauan kepada warga agar tidak keluar rumah bila tak ada keperluan mendesak.

"Warga harus mematuhi aturan yang ada guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19," kata Yehezkiel.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.