Kompas.com - 05/05/2020, 12:58 WIB
Pengguna commuterline jalani tes swab di Stasiun Bekasi, Selasa(5/5/2020). Tangkapan Layar Kompas TV Pengguna commuterline jalani tes swab di Stasiun Bekasi, Selasa(5/5/2020).


BEKASI, KOMPAS.com - Direktur Utama RSUD dr Chasbullah Abdul Masjid Kota Bekasi, Kusnanto Saidi mengatakan, hasil tes swab warga Bekasi pada Selasa (5/5/2020) ini akan keluar dalam waktu dua jam.

Hasil tes swab ini nantinya akan periksa melalui alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Adapun Pemerintah Kota Bekasi menyelenggarakan tes swab Covid-19 bagi warga Bekasi di Stasiun Kota Bekasi dan enam titik perbatasan Kota Bekasi.

Baca juga: Pertama Kali Ikut Tes Swab Covid-19, Penumpang KRL Mengaku Geli dan Sakit

“Dalam waktu dua jam dia langsung keluar nanti hasilnya setelah sampelnya dimasukin ke dalam mesin (apakah positif atau negatif),” ujar Kusnanto saat dihubungi, Selasa (5/5/2020).

Kusnanto mengatakan, Pemkot Bekasi memiliki dua alat PCR, yakni di RSUD dan Labkesda Kota Bekasi.

Alat PCR diketahui adalah alat yang digunakan untuk pemeriksaan Covid-19 dengan memeriksa spesimen lendir menggunakan swab di hidung dan tenggorokan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Nah yang kami cek nantinya 300 sampel yang di stasiun tadi pagi. Namun, berhubung alatnya digunakan operasional rumah sakit, jadi tunggu paling sore keluar hasilnya. Kalau yang di perbatasan itu diperiksa Labkesda,” kata Kusnanto.

Menurut dia, pemeriksaan menggunakan PCR adalah metode yang paling akurat dalam mendeteksi Covid-19.

Dengan adanya alat PCR, lanjut Kusnanto bisa mempermudah melacak penyebaran Covid-19.

“Iya sangat mempermudah melacak karena akurasinya sangat tinggi, 90 persen bisa dikatakanlah akurat,” ucap Kusnanto.

Adapun sebelum memiliki alat PCR, sampel swab test pasien Covid-19 harus dibawa ke Balitbang Kemenkes yang berada di Jakarta.

Butuh waktu tujuh sampai dengan sepuluh hari untuk mengetahui hasilnya lantaran lama menunggu antrean.

“Sejak menggunakan PCR, penangaanan Covid-19 jadi lebih bagus, sudah langsung bisa terindifikasi di PCR yang mana positif mana negatif Covid-19,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Wagub: Ruang Terbuka Hijau di DKI Jakarta Segera Dibuka

Megapolitan
Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Bermula Request Lagu lalu Cekcok, 3 Pengunjung Bar Dikeroyok Sekuriti di Gading Serpong

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Polisi Tangkap 2 Pengeroyok Pria yang Tewas di Gunung Antang, Jaktim

Megapolitan
Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 17 Oktober: Ada 18.388 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Akan Gelar Penyambutan untuk Atletnya yang Berlaga di PON XX Papua

Megapolitan
Holywings Cafe Kembali Digerebek karena Langgar PPKM, Kali ini di Cabang Tebet

Holywings Cafe Kembali Digerebek karena Langgar PPKM, Kali ini di Cabang Tebet

Megapolitan
Puluhan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Dekat Mal Kalibata Dibubarkan Polisi

Puluhan Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Dekat Mal Kalibata Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Koni Kota Bekasi Sebut Perwakilannya Raih 34 Medali di PON XX Papua

Koni Kota Bekasi Sebut Perwakilannya Raih 34 Medali di PON XX Papua

Megapolitan
Wagub Sebut Ada Rencana Ruas Jalan di Jakarta Gunakan Nama Presiden Pertama Turki

Wagub Sebut Ada Rencana Ruas Jalan di Jakarta Gunakan Nama Presiden Pertama Turki

Megapolitan
Buntut Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Jakbar, 6 Orang Jadi Tersangka

Buntut Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Jakbar, 6 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Wagub DKI Kembali Pastikan, Lokasi Sirkuit Formula E Diputuskan Bulan Ini

Wagub DKI Kembali Pastikan, Lokasi Sirkuit Formula E Diputuskan Bulan Ini

Megapolitan
Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Seorang Sopir Taksi Online

Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Seorang Sopir Taksi Online

Megapolitan
Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tol Sedyatmo

Polisi Amankan Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tol Sedyatmo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.