JAKARTA, KOMPAS.com - Unsur tiga pilar di Jakarta Barat meninjau Pasar Tradisional Tomang Barat atau biasa disebut Pasar Kopro di Grogol Petamburan pada Kamis (4/6/2020).
Peninjauan dilakukan Wali Kota Jakbar Rustam Effendi, Kapolres Metro Jakbar Kombes Pol Audie S Latuheru, dan Dandim Dandim 0503 JB Kol (Kav) Valian Wicaksono.
Pada kegiatan hari ini Rustam meninjau persiapan pasar tersebut jelang kenormalan baru atau new normal.
Ia menyebutkan bahwa Pasar Tradisional Tomang Barat tidak ditutup selama masa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Baca juga: Saat PSBB Transisi di Jakarta, Resepsi Pernikahan hingga Festival Masih Dilarang
Sebab, pasar diperuntukkan warga dalam memenuhi kebutuhan pokok, sayuran, daging, makanan, sembako, dan sebagainya.
Di masa new normal yang akan datang, Rustam mengimbau agar seluruh warga dan pedagang di pasar wajib mengikuti protokol kesehatan, yakni dengan mengenakan masker, serta menjaga jarak satu dengan lainnya.
Bahkan di setiap pintu masuk pasar akan ada petugas gabungan (TNI-Polri, Satpol PP) yang berjaga dan mengecek suhu tubuh.
"Sebelum masuk, petugas melakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan thermalgun serta diminta untuk menjaga jarak. Pedagang juga wajib pakai masker. Intinya, kita memastikan di Pasar Kopro ini protokol kesehatan diterapkan," ujar Rustam.
Tidak hanya itu, Rustam juga meminta kepada pengelola pasar untuk melakukan pengawasan secara ketat aktivitas jual beli.
Baca juga: 20 Pedagang Positif Covid-19, Wali Kota Jaktim Minta Pasar Terapkan Akses Keluar Masuk Satu Pintu
Caranya dengan memastikan adanya petugas yang menjaga di akses keluar masuk, mengingatkan pedagang dan pembeli untuk memakai masker dan cuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak.
Rencana ke depan, Rustam juga menyarakan kepada Sudinkes Jakbar untuk melaksanakan rapid test di pasar secara massal.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui bahwa wilayah pasar benar-benar bebas dari Covid-19
"Untuk di sini (Pasar Kopro) kami sarankan rapid test," kata Rustam.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.