Positif Narkoba, Pegawai Beacukai yang Ditangkap di Kepulauan Seribu Tak Jadi Tersangka

Kompas.com - 03/07/2020, 23:08 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pesta narkoba di hotel di Kepulauan Seribu.

Pesta narkoba tersebut melibatkan total 11 orang dan satu orang diantaranya diketahui sebagai oknum pegawai Bea Cukai.

"Lima dari 11 orang ini kami jadikan tersangka karena terbukti memegang narkoba jenis ekstasi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Heru Novianto saat konferensi pers di Mako Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2020), seperti dikutip Antara.

Meski demikian, satu pelaku yang diketahui sebagai oknum pegawai Bea Cukai tidak ditetapkan sebagai tersangka.

"AP (pegawai Bea Cukai) tidak ditemukan barang bukti dan tidak tahu akan ada pesta narkoba," ujar Heru.

Meski tidak ditemukan barang bukti narkoba pada yang bersangkutan, polisi tetap mengharuskan AP untuk menjalani tes urine dan hasilnya membuktikan yang bersangkutan positif mengonsumsi narkoba.

"Namun, AP positif memakai narkoba setelah kami tes DNA rambut," kata Heru.

Heru mengatakan, ada 11 orang terdiri atas enam pria dan lima perempuan dalam perkara tersebut serta menjelaskan mengenai siapa saja yang dijadikan tersangka dalam kasus tersebut.

Tersangka pertama berinisial HG (42), wirausaha di Jakarta Pusat. ND (47) selaku karyawan di perusahaan di kawasan Jakarta Timur.

Selanjutnya HM (44) sebagai pegawai swasta di Jakarta Utara. AG (44), selaku pegawai swasta di kawasan Jakarta Pusat.

Terakhir, yakni TN (48) sebagai pegawai swasta di wilayah Jakarta Utara.

Para tersangka itu diketahui memang menyewa hotel dan merencanakan pertemuan dengan lima perempuan di hotel.

"Mereka menyewa hotel dan memang sudah janjian dengan lima perempuan tersebut," katanya.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengiriman 404 Kg Ganja dari Aceh Dikendalikan Napi

Pengiriman 404 Kg Ganja dari Aceh Dikendalikan Napi

Megapolitan
Rektor UMJ Positif Covid-19, Penerimaan Mahasiswa Baru Tetap Berjalan

Rektor UMJ Positif Covid-19, Penerimaan Mahasiswa Baru Tetap Berjalan

Megapolitan
Truk Asal Aceh yang Dihentikan BNN di Bekasi Total Bawa 404 Kg Ganja

Truk Asal Aceh yang Dihentikan BNN di Bekasi Total Bawa 404 Kg Ganja

Megapolitan
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kampus UMJ Ditutup

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kampus UMJ Ditutup

Megapolitan
Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Wawancara dengan Anji

Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Wawancara dengan Anji

Megapolitan
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Megapolitan
Cerita Jurnalis Foto, Kerja Berdampingan dengan Covid-19...

Cerita Jurnalis Foto, Kerja Berdampingan dengan Covid-19...

Megapolitan
Pemkot: Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok

Pemkot: Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok

Megapolitan
Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Kini 30 Orang

Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Kini 30 Orang

Megapolitan
Hasil Rapid Test, 1.355 Karyawan Mal Aeon BSD Non-reaktif Covid-19

Hasil Rapid Test, 1.355 Karyawan Mal Aeon BSD Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengusaha Taiwan, Pelaku Rencanakan di 4 Lokasi

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengusaha Taiwan, Pelaku Rencanakan di 4 Lokasi

Megapolitan
Mal Aeon BSD Kembali Beroperasi Usai Ditutup Sepekan karena Kasus Covid-19

Mal Aeon BSD Kembali Beroperasi Usai Ditutup Sepekan karena Kasus Covid-19

Megapolitan
PSBB Transisi Dinilai Memperburuk Pandemi Covid-19, Warga: Kembali ke Awal Saja

PSBB Transisi Dinilai Memperburuk Pandemi Covid-19, Warga: Kembali ke Awal Saja

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Ditutup hingga Sabtu

4 Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Ditutup hingga Sabtu

Megapolitan
Persiapan Paskibraka Upacara HUT RI di Jakarta Utara, Mulai Pembagian Tim hingga Rapid Test

Persiapan Paskibraka Upacara HUT RI di Jakarta Utara, Mulai Pembagian Tim hingga Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X