Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Kompas.com - 11/08/2020, 22:32 WIB
Petugas PPSU Kep Seribu mengumpulkan tumpahan minyak yang sudah berubah menjadi padat di pinggir pantai Pulau Pari, Kep. Seribu, Selasa (11/8/2020) Suku Dinas Lingkungah Hidup Kepulauan Seribu Petugas PPSU Kep Seribu mengumpulkan tumpahan minyak yang sudah berubah menjadi padat di pinggir pantai Pulau Pari, Kep. Seribu, Selasa (11/8/2020)

KEPULAUAN SERIBU, KOMPAS.com - Sebanyak 380 karung sudah dipenuhi kumpulan tumpahan minyak yang sudah membeku di pinggiran pantai kawasan Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Tumpahan minyak padat tersebut dikumpulkan oleh warga sekitar dibantu oleh petugas PPSU dan PJLP dari Sudin LH Kep Seribu pada Selasa (11/8/2020) ini.

"Itu (tumpahan minyak padat) ditangani temen-teman PJLP sama masyarakat, saat ini sudah terkumpul kurang lebih 380 karung," kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Djoko Rianto Budi melalui sambungan telepon, Selasa (11/8/2020).

Diketahui, berat setiap karungnya mencapai 15 kilogram hingga 20 kilogram.

Baca juga: Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

"Per karung berat 20 kilogram, 15 sampai 20 lah," ujar Djoko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tumpahan minyak padat yang sudah ada dalam karung dikumpulkan di satu tempat.

Seperti diketahui, tumpahan minyak padat mencemari sebagian garis pantai di Pulau Pari.

Tumpukan yang sudah membeku dan berwarna hitam ini terbawa dari tengah laut sampai ke pantai dan mencemari lingkungan.

Sudin LH Kepulauan Seribu juga belum memastikan asal dari tumpahan minyak yang sudah menjadi padat tersebut.

"Kami belum tahu itu minyak atau oli, karena masih pemeriksaan belum bisa menyimpulkan. Jadi kaya gumpalan semacam minyak yang sudah membeku," ucap Djoko.

Namun, hingga kini Sudin LH bersama Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) tengah menyelidiki kandungan yang ada dalam benda tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

2 Orang Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, Wagub DKI: Korban Terjebak Asap

Megapolitan
Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Kecelakaan Transjakarta di Simpang PGC, Sopir Bus Diberhentikan Sementara

Megapolitan
Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Wagub DKI Pantau Gedung Cyber yang Terbakar

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Pemprov DKI Targetkan 60 Persen Warga Pakai Kendaraan Umum Tahun 2039

Megapolitan
UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 2 Desember: Jakarta Tambah 28 Kasus, 423 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Sopir Tak Jaga Jarak, BMW Seruduk Fortuner di Tol Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Ditabrak Truk, Pohon Tumbang Menutup Jalan di Daan Mogot

Megapolitan
Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Bantah Diskriminasi Reuni 212, Polisi: Tanya Gubernur Anies, Kenapa Enggak Keluarkan Rekomendasi

Megapolitan
Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Koantas Bima Kini Terintegrasi Sistem BRT Transjakarta

Megapolitan
Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Transjakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami Akan Evaluasi

Megapolitan
Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Nasdem Sebut Penunjukan Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E Murni Profesional

Megapolitan
Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Massa Aksi 212 Lanjutkan Kegiatan di Bekasi

Megapolitan
Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Periode Liburan Sekolah di Kota Tangerang Digeser, 17-31 Desember Wajib Belajar

Megapolitan
Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Begini Rencana Proyek Sumur Resapan di Jakarta pada 2022, jika Dana Tak Dihapus DPRD

Megapolitan
Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Bendera Ormas Tak Berizin di Jakarta Barat Akan Ditertibkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.