Pemkot Jakarta Pusat Siapkan 9 Titik untuk Bangun Kios di Trotoar

Kompas.com - 04/09/2020, 22:40 WIB
Pejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYPejalan kaki melintas di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, pihaknya segera memiliki sembilan titik untuk kios usaha kecil menengah (UKM) di trotoar maupun fasilitas umum guna memfasilitasi para pejalan kaki.

"Jadi memang ini permintaan Pak Gubernur Anies, minta dibuatkan kios di titik-titik premium seperti di Jalan Sudirman-Thamrin. Kurang lebih ada sembilan titik, itu mau dibuat kios untuk jadi fasilitas para pejalan kaki," kata Irwandi saat ditemui di ruang kantornya di Gedung Wali Kota Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2020).

Dipastikan kios-kios itu nantinya tidak akan kumuh dan memiliki bentuk yang estetik sehingga mendukung para pejalan kaki saat berada di kawasan-kawasan strategis itu.

Baca juga: Pemprov DKI Kembali Bahas Penempatan PKL di Trotoar

"Bentuk bangunannya itu semi permanen. Kita usahakan di titik-titik yang dekat transportasi umum juga di dekat MRT. Nanti pembuatan kiosnya akan berkolaborasi dengan BUMD seperti Jaktour atau Pasar Jaya," ujar Irwandi.

Mantan Kepala Dinas Koperasi,Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Perdagangan DKI Jakarta itu mengatakan nantinya UKM yang akan berjualan di kios-kios premium itu akan melewati tahapan kurasi.

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Jakarta Pusat bertugas mengumpulkan daftar nama UKM yang nantinya akan melewati proses kurasi oleh Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan BUMD.

Baca juga: Pemprov DKI Hanya Bisa Revitalisasi 10 Km Trotoar karena Anggaran Dipangkas

"Nanti diseleksi sama BUMD dan TGUPP yang berkolaborasi untuk membuat kios-kios itu. Kita pastikan juga para pedagang itu tidak menggunakan plastik dan menggunakan pembungkus ramah lingkungan," ujar Irwandi.

Berikut titik-titik kios premium yang direncanakan hadir di Jakarta Pusat yakni, satu titik di Jalan Pamekasan, tiga titik di Jalan Kendal, satu titik di Jalan Gedung Kesenian, dua titik di Lapangan Banteng dan dua titik di Jalan Sudirman.

"Tadi keputusan bersama Dinas PPKUKM kita akan mengacu pada Pergub DKI 10/2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima. Ini nanti keputusannya akan dilihat pada rapat bersama dengan Wali Kota minggu depan,"ujar Irwandi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X