Kompas.com - 16/09/2020, 18:15 WIB
Aksi balap lari pada malam hari dilakukan sekelompok anak muda di saat PSBB. Tangkapan Layar/INSTAGRAMAksi balap lari pada malam hari dilakukan sekelompok anak muda di saat PSBB.

DEPOK, KOMPAS.com - Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah mengatakan, jajarannya baru saja mendirikan pos polisi di pertigaan Bambu Kuning, Bojongsari untuk titik pengawasan polisi terhadap tren balap atau lomba lari yang diselenggarakan warga.

"Ini bagian dari upaya preventif, di mana di masa pandemi ini ada saja pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat, di antaranya yang lagi tren itu adalah adanya balap lari," kata Azis kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Kegiatan adu lari sedang naik daun di kalangan anak muda, mulai dari Cilengsi di Kabupaten Bogor, hingga Bekasi dan Jakarta.

Seperti balap motor liar, peserta balap lari hanya dua orang dan adu cepat di jalan raya dengan jarak tertentu tanpa alas kaki.

Baca juga: Viral soal Balap Lari Liar di Medsos, Apa yang Terjadi?

Azis mengemukakan, polisi masih mempelajari adanya unsur pidana terkait kegiatan balap lari warga itu.

Azis mengklaim, pengawasan dan penindakan terhadap ajang adu kecepata lari saat ini berdasarkan situasi pandemi Covid-19. Warga yang mengadakan kegiatan balap lari akan dianggap melanggar peraturan terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Di Depok memang baru dua kali ditemukan tetapi fenomena ini tidak boleh karena di kondisi yang wabah ini mereka berkerumun seakan-akan tidak ada sesuatu. Ini rawan," kata dia.

"Mereka berkelompok melakukan aktivitas bersama-sama dan sangat berpotensi untuk menyebarkan Covid-19. Maka lokasi-lokasi yang berpotensi untuk mereka melakukan aktivitas tersebut kami berikan pos, dan hari ini kami mendirikan pos polisi di pertigaan Bambu Kuning yang biasanya dilakukan balap lari," ujar Azis.

Kota Depok hingga kini masih berstatus wilayah dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di Jawa Barat dan wilayah Bodetabek, berdasarkan laman resmi masing-masing pemerintah kota/kabupaten.

Berdasarkan data kemarin, total ada 2.990 kasus positif Covid-19 di Kota Depok. Sebanyak 2.027 di antaranya dinyatakan pulih, sedangkan 107 lainnya meninggal dunia.

Lonjakan pesat kasus aktif Covid-19 di Depok terjadi sejak awal Agustus 2020. Hingga kini, ada 856 pasien positif Covid-19 yang sedang ditangani di Depok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Jaksel, Jaktim, dan Bogor Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Jaksel, Jaktim, dan Bogor Hujan Siang Nanti

Megapolitan
UPDATE: Tambah 785 Kasus di Jakarta, 7.585 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 785 Kasus di Jakarta, 7.585 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 51 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 51 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Anies Apresiasi Pelayan Publik yang Tidak Bisa Lebaran Bareng Keluarga

Anies Apresiasi Pelayan Publik yang Tidak Bisa Lebaran Bareng Keluarga

Megapolitan
26 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi pada 13 Mei 2021

26 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi pada 13 Mei 2021

Megapolitan
Selama Masa Libur Lebaran, TMII Beroperasi Pukul 06.00 - 20.00 WIB

Selama Masa Libur Lebaran, TMII Beroperasi Pukul 06.00 - 20.00 WIB

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran di Matraman

Seorang Pemuda Tewas akibat Tawuran di Matraman

Megapolitan
Tamu Hotel Direkam Saat Mandi, Bobobox Dukung Korban Tempuh Jalur Hukum

Tamu Hotel Direkam Saat Mandi, Bobobox Dukung Korban Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Lebaran Hari Pertama, 25.000 Orang Berwisata ke Ancol

Lebaran Hari Pertama, 25.000 Orang Berwisata ke Ancol

Megapolitan
Lebaran di Tengah Pandemi, Lapas Kelas II Perempuan Tangerang Sediakan Layanan Video Call Gratis bagi Warga Binaan

Lebaran di Tengah Pandemi, Lapas Kelas II Perempuan Tangerang Sediakan Layanan Video Call Gratis bagi Warga Binaan

Megapolitan
115 Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II Tangerang Dapat Remisi Lebaran

115 Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II Tangerang Dapat Remisi Lebaran

Megapolitan
Gerbang Masuk Taman Impian Jaya Ancol Dipadati Antrean Kendaraan

Gerbang Masuk Taman Impian Jaya Ancol Dipadati Antrean Kendaraan

Megapolitan
Ancol Ramai Pengunjung, Jadi Tempat Liburan hingga Pengganti Mudik

Ancol Ramai Pengunjung, Jadi Tempat Liburan hingga Pengganti Mudik

Megapolitan
Ramainya Peziarah Kubur Saat Lebaran di Bekasi, Warga Mengaku Tak Bisa Begitu Saja Hentikan Tradisi

Ramainya Peziarah Kubur Saat Lebaran di Bekasi, Warga Mengaku Tak Bisa Begitu Saja Hentikan Tradisi

Megapolitan
Sudah Diimbau, Ada Jemaah Tak Pakai Masker dan Kontak Fisik Saat Shalat Id di Masjid Al Karim Tangerang

Sudah Diimbau, Ada Jemaah Tak Pakai Masker dan Kontak Fisik Saat Shalat Id di Masjid Al Karim Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X