Kompas.com - 29/09/2020, 18:33 WIB
Pedagang mengevakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPedagang mengevakuasi barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Kurang lebih 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Cempaka Putih Jalan Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat akan memperoleh lokasi penampungan sementara.

Nantinya, para pedagang akan ditempatkan di lokasi penampungan yang lebih layak.

Saat ini, para pedagang ditampung di depan pasar. Sebagian, sebut Irwandi, memanfaatkan trotoar dan setengah badan jalan.

Baca juga: Pasar Cempaka Putih Kebakaran, Asap Hitam Membubung Tinggi

"Sekarang kan mereka bikin sendiri-sendiri tuh yang dari triplek, dari tenda. Itu juga mereka masing-masing berinisiatif sendiri," kata Irwandi ketika dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (29/9/2020).

Namun, pembangunan lokasi ini belum bisa langsung dilaksanakan karena menunggu pencabutan garis polisi yang saat ini masih terpasang.

Kebakaran yang terjadi pada Kamis (24/9/2020) tersebut menyebabkan 672 dari 1.076 kios hangus dilahap si jago merah.

Baca juga: Kebakaran di Pasar Cempaka Putih, Api Diduga Berasal dari Kios Pemotongan Ayam

Selain itu, api diduga berasal dari kios pemotongan ayam yang ada di bagian dalam pasar.

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Chitya Intania Chitya menuturkan, api mulai melalap kios pemotongan ayam di Pasar Cempaka Putih pada pukul 09.30 WIB dan dengan cepat menyambar kios-kios lain di sekitarnya.

Sementara itu, salah satu saksi mata bernama Samsudin yang merupakan petugas kebersihan di Pasar Cempaka Putih mengatakan sempat mendengar ledakan dari kios pemotongan ayam.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran Pasar Cempaka Putih.

Api juga berhasil dipadamkan setelah dua jam petugas menyemprotkan air mengggunakan 25 unit mobil kebakaran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung Blok C Pasar Minggu Terbakar, Damkar: Tergolong Kebakaran Besar

Gedung Blok C Pasar Minggu Terbakar, Damkar: Tergolong Kebakaran Besar

Megapolitan
Wagub DKI Sampaikan Ucapan Selamat Beribadah Puasa kepada Pembaca Kompas.com

Wagub DKI Sampaikan Ucapan Selamat Beribadah Puasa kepada Pembaca Kompas.com

Megapolitan
UPDATE 12 April: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 230 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 12 April: Tambah 19 Kasus di Kota Tangerang, 230 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjutkan Senin Pekan Depan

Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab Dilanjutkan Senin Pekan Depan

Megapolitan
UPDATE 12 April: Kabupaten Bekasi Catat 13 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 April: Kabupaten Bekasi Catat 13 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sudin Pertamanan Jaksel Sebar Tim Khusus untuk Antisipasi Pohon Tumbang

Sudin Pertamanan Jaksel Sebar Tim Khusus untuk Antisipasi Pohon Tumbang

Megapolitan
UPDATE 12 April: Depok Catat 89 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 April: Depok Catat 89 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Anies Larang Live Music di Restoran dan Kafe Selama Ramadhan

Anies Larang Live Music di Restoran dan Kafe Selama Ramadhan

Megapolitan
Anies Larang Bar di Restoran dan Rumah Makan Beroperasi Selama Ramadhan

Anies Larang Bar di Restoran dan Rumah Makan Beroperasi Selama Ramadhan

Megapolitan
Tarawih Perdana di Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang, Penerapan Prokes secara Ketat

Tarawih Perdana di Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang, Penerapan Prokes secara Ketat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat di DKI Jakarta | Kesaksian Sopir Transjakarta yang Tabrak Pelajar hingga Tewas

[POPULER JABODETABEK] Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa, dan Waktu Shalat di DKI Jakarta | Kesaksian Sopir Transjakarta yang Tabrak Pelajar hingga Tewas

Megapolitan
Kisah Pilu Ariah di Balik Legenda Si Manis Jembatan Ancol

Kisah Pilu Ariah di Balik Legenda Si Manis Jembatan Ancol

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya, 13 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X