Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Kompas.com - 29/10/2020, 15:18 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang pemuda ditangkap warga karena diduga melakukan pelecehan seksual dengan meremas payudara dua orang perempuan di kawasan Pondok Cina, Depok, Jawa Barat.

Kasatreskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Sabani membenarkan adanya peristiwa dugaan pelecehan tersebut dan penangkapan pelaku berinisial SP (25) di sekitar lokasi kejadian.

"Kejadiannya Rabu (28/10/2020) kemarin jam 23.00 WIB di Jalan Karet," ujar Wadi saat dikonfirmasi Kompas com, Kamis (29/10/2020).

Pelaku diduga melakukan aksinya sebanyak dua kali di lokasi tersebut pada hari yang sama. Korban pertama adalah seorang pengunjung kafe dan penghuni indekos putri di kawasan tersebut.

Wadi menjelaskan bahwa pada saat kejadian, korban pertama sedang berada di sebuah warung makan yang ada di sekitar lokasi.

Kemudian, pelaku berinisial SP itu menghampiri dan langsung melakukan aksi pelecehan tersebut.

"Dia tiba-tiba datang, dan langsung memegang payudara terus pergi," kata Wadi.

Melihat pelaku sudah pergi menjauh dari lokasi kejadian dan merasa aman, korban pun memberanikan diri untuk segera beranjak tempat kejadian.

Belum beranjak jauh dari lokasi, korban melihat pelaku sedang ditangkap oleh warga setempat karena diduga melakukan aksi pelecehan remas payudara.

"Dia ketemu pelaku lagi diamankan warga karena kedapatan memegang payudara penghuni kost. Setelah itu dibawa ke Polres," ujar Wadi.

Korban akhirnya membuat laporan ke polisi terkait tindakan pelecehan dengan remas payudara yang dialaminya.

Kasus tersebut kini ditangani dan didalami oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Depok.

"Kami sudah cek TKP dan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Megapolitan
Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X