Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Kompas.com - 25/11/2020, 09:32 WIB
Ilustrasi Pilkada KOMPAS.COM/PRIYOMBODOIlustrasi Pilkada
|

Ditargetkan rampung dalam 4 hari

Bambang menyebut bahwa proses pelipatan lebih dari 1 juta lembar surat suara itu ditargetkan rampung dalam waktu tiga hingga empat hari kedepan.

"Kami menargetkan tiga sampai empat hari (pelipatan selesai). Syukur-syukur tiga hari," ungkap Bambang.

Demi mengebut segala persiapan, KPU Tangerang Selatan pun tidak segan untuk meminta tenaga pelipat bekerja ekstra.

Dengan demikian, proses pelipatan surat bisa diharapkan bisa selesai sesuai target pengerjaan yang sudah ditentukan.

"Kami lihat di hari pertama besok, kalau memang perlu ada percepatan maka kami akan minta tenaga pelipat untuk melakukan tambahan waktu kerja atau lembur," kata Bambang.

Gunakan jasa tenaga profesional

Menurut Bambang, pada Pilkada Tangerang Selatan kali ini pihaknya tidak melibatkan warga dalam proses pelipatan. Namun, KPU akan menggunakan jasa tenaga profesional.

Selain untuk mempercepat proses pelipatan surat suara, penggunaan jasa tenaga profesional dipilih guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Penularan Covid-19, KPU Tangsel Tak Libatkan Warga untuk Lipat Surat Suara

"Ini berbeda dengan penyelenggaraan pemilihan sebelumnya dalam kondisi normal. Kami memang sebelumnya melibatkan warga, tapi kali ini berbeda karena Covid-19," tutur Bambang.

Bambang mengaku pihaknya tengah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Banten untuk menggunakan jasa tenaga profesional untuk melipat surat suara.

Nantinya, hanya akan ada 25-30 orang yang dikerahkan untuk melipat surat suara Pilkada Tangerang Selatan 2020.

Jumlah petugas dibatasi untuk memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya jaga jarak fisik tetap berjalan selama proses pelipatan.

"Pelipat wajib menggunakan masker, wajib menjaga jarak, dan tidak berkerumun atau sering mencuci tangan dengan sabun. Kemudian kami juga memfasilitasi hand sanitizer," kata Bambang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Megapolitan
Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Megapolitan
Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Pemprov DKI Tolak Permintaan Vaksinasi Covid-19 untuk Keluarga Anggota DPRD

Megapolitan
Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Mantan Anak Buah Mengaku Pernah Diperintah John Kei Tagih Rp 1 Miliar ke Nus Kei

Megapolitan
Ketika Keluarga Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Masuk Vaksinasi Tahap 2 saat Vaksin Covid-19 Masih Terbatas...

Ketika Keluarga Anggota DPRD DKI Jakarta Turut Masuk Vaksinasi Tahap 2 saat Vaksin Covid-19 Masih Terbatas...

Megapolitan
Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Wagub DKI: Penjualan Saham Perusahaan Bir Pemenuhan Janji Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X