Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Kompas.com - 23/01/2021, 11:21 WIB
Ilustrasi pencurian sepeda motor. KOMPAS.com / ABDUL HAQIlustrasi pencurian sepeda motor.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S (47) menipu orang yang menawarinya pekerjaan. S membawa kabur sepeda motor Hery Prisaksono (55).

Kapolsek Johar Baru Kompol Supriadi menjelaskan, awalnya Hery menghubungi S dan menawarkan pekerjaan kepadanya.

" Korban yang menghubungi pelaku rencana mau ngasih kerjaan dari bosnya bernama Alex. Jadi nomor pelaku didapat korban dari bosnya. Bosnya ini juga sudah kenal dengan pelaku," kata Supriadi kepada Kompas.com, Sabtu (23/1/2021).

Setelah berkomunikasi lewat telepon, korban dan tersangka pelaku awalnya bertemu di Roxy, Gambir, Jakarta Pusat. Selanjutnya, tersangka mengajak korban makan di Warteg Kharisma di Jalan Tanah Tinggi IV Keluhan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Baca juga: Polri Periksa 23 Saksi Terkait Dugaan Penipuan PT Jouska

Selesai makan, tersangka meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin membeli rokok di warung.

"Korban merasa di tipu karena sekian lama menunggu sepeda motor beserta STNK aslinya tidak kembali. Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Johar Baru," kata Supriadi.

Polisi lalu melakukan penyelidikan dan menjebak tersangka. Polisi yang telah menyamar kemudian bertemu tersangka pada Jumat siang kemarin di depan RS Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat.

"Anggota kemudian menangkap pelaku," ujar Supriadi.

Setelah itu diinterogasi, tersangka pelaku mengaku sepeda motor korban telah dijual ke seseorang di Kampung Ambon, Jakarta Barat, seharga Rp 1 Juta. Si penadah saat ini masih diburu polisi.

S sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan sesuai Pasal 378 dan 372 KUHP.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
Robby Abbas Mengaku Pakai Sabu karena Depresi

Robby Abbas Mengaku Pakai Sabu karena Depresi

Megapolitan
Pemprov DKI: Virus Corona B.1.1.7 Kemungkinan Sudah Lama Masuk Indonesia

Pemprov DKI: Virus Corona B.1.1.7 Kemungkinan Sudah Lama Masuk Indonesia

Megapolitan
Usai Video Viral Pemain Skateboard Ditindak, Trotoar Bundaran HI Dipasangi Spanduk Larangan Berkerumun

Usai Video Viral Pemain Skateboard Ditindak, Trotoar Bundaran HI Dipasangi Spanduk Larangan Berkerumun

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Eks Muncikari Artis Robby Abbas Gunakan Sabu bersama Seorang Wanita

Sebelum Ditangkap, Eks Muncikari Artis Robby Abbas Gunakan Sabu bersama Seorang Wanita

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X