Heboh Penghapusan Normalisasi, Apa Kabar Naturalisasi Sungai ala Anies?

Kompas.com - 10/02/2021, 15:18 WIB
Normalisasi Sungai Ciliwung di Kampung Melayu Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRNormalisasi Sungai Ciliwung di Kampung Melayu

JAKARTA, KOMPAS.com - Program normalisasi sungai di DKI Jakarta menjadi sorotan publik baru-baru ini karena dikabarkan "hilang" dari draf perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hal ini diungkapkan oleh anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Untayana.

"Sama sekali tidak ada penjelasan mengapa (Gubernur DKI Jakarta) Pak Anies menghapus normalisasi sungai dari draf perubahan RPJMD," ungkap Justin, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Hapuskan Normalisasi, Bagaimana Konsep Naturalisasi Sungai ala Anies?

Memilih naturalisasi ketimbang normalisasi

Sejak awal dilantiknya Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, pada Oktober 2017 silam, ia telah menolak normalisasi sebagai bagian dari pengendalian banjir.

Normalisasi, yang identik dengan pengerukan dan betonisasi di sepanjang aliran sungai, sudah dijalankan sejak pemerintahan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan penerusnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Anies kemudian mencetuskan program "tandingan" yang ia sebut dengan naturalisasi, di mana peningkatan kapasitas sungai dilakukan secara "alami dan manusiawi".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini diatur lebih lanjut dalam Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2019 tentang Pembangunan dan Revitalisasi Prasarana Sumber Daya Air secara Terpadu dengan Konsep Naturalisasi.

Baca juga: Kilas Balik Program Normalisasi Sungai Jakarta, Dimulai Era Jokowi hingga Dihapus Era Anies

Gagasan utama program ini adalah menghidupkan ekosistem sungai dengan menanami pohon di bantarannya, alih-alih melakukan pembetonan.

Dengan melakukan penanaman pohon, diharapkan air dapat diserap kembali secara alami sehingga banjir dapat dihindari.

Minim realisasi

Sejak dicanangkan oleh Anies pada 2017 silam, belum terlihat dengan jelas hasil dari program naturalisasi sungai di DKI Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Megapolitan
Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Megapolitan
Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Megapolitan
Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Megapolitan
PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

Megapolitan
Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Megapolitan
Orangtua Siswa SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Anaknya Hanya Boleh Belajar Daring

Orangtua Siswa SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Anaknya Hanya Boleh Belajar Daring

Megapolitan
Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kini Rawat Jalan

Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kini Rawat Jalan

Megapolitan
15 Ruang Terbuka Hijau di Jakpus Buka Mulai Besok, Ini Daftarnya

15 Ruang Terbuka Hijau di Jakpus Buka Mulai Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Megapolitan
Masjid Ahmadiyah Disegel Lagi, Pemkot Depok Dianggap Dukung Intoleransi Beragama

Masjid Ahmadiyah Disegel Lagi, Pemkot Depok Dianggap Dukung Intoleransi Beragama

Megapolitan
Polisi Selidiki Aksi Eksibisionis di Sudirman meski Korban Belum Melapor

Polisi Selidiki Aksi Eksibisionis di Sudirman meski Korban Belum Melapor

Megapolitan
Polisi Sebut Cara Penagihan Pinjol Ilegal Buat Korban Stres hingga Bunuh Diri

Polisi Sebut Cara Penagihan Pinjol Ilegal Buat Korban Stres hingga Bunuh Diri

Megapolitan
Realisasi Penerimaan Pajak DKI 2021 Baru Mencapai 62,18 Persen, Terendah Sektor Hiburan

Realisasi Penerimaan Pajak DKI 2021 Baru Mencapai 62,18 Persen, Terendah Sektor Hiburan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.