Dino Patti Djalal Sebut Mafia Tanah Gadaikan Sertifikat Rumah Ibunya Senilai Rp 5 Miliar

Kompas.com - 15/02/2021, 10:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengatakan, sindikat mafia tanah yang mencuri sertifikat rumah orangtuanya telah menggadaikan sertifikat seharga Rp 5 miliar.

"Dari sana (sertifikat rumah) diuangkan sekitar Rp 4 sampai Rp 5 miliar dan dibagi-bagi antara mereka," ujar Dino dalam keterangan video, Minggu (14/2/2021) malam.

Hal tersebut, kata Dino, terungkap setelah bukti transfer yang diterima terduga aktor mafia Fredy Kusnadi yang menerima uang Rp 320 juta.

Baca juga: Dino Patti Djalal Beberkan Tiga Bukti Keterlibatan Fredy Kusnadi dalam Kasus Mafia Tanah

Dino menjelaskan bukti transfer tersebut menjadi bukti kedua keterlibatan Fredy Kusnadi atas kasus pencurian sertifikat rumah milik orangtua Dino.

"Bukti transfer yang diterima Fredy sebesar Rp 320 juta, ini adalah sebagai bagian dari hasil penggadaian seritifkat rumah milik ibu saya ke suatu koperasi," kata Dino.

Dia juga menjelaskan, uang senilai Rp 4-5 miliar tersebut kemudian dibagi-bagi bersama dengan para sindikat, beberapa mendapat bagian antara Rp 1 miliar-500 juta.

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Dino Patti Djalal: Aneh, Sindikat Melaporkan Korban

"Yang paling besar mendapat mungkin bosnya sekitar 1,7 miliar, yang lain antara 1 miliar sampai 500 juta. Jadi dibagi-bagi antar komplotan ini," ujar Dino.

Sebelumnya Dino juga mengungkapkan dua bukti keterlibatan Fredy Kusnadi atas kasus mafia tanah pencurian seritifikat rumah orangtuanya.

Bukti pertama merupakan rekaman dari pengakuan tersangka Sherly yang mengatakan keterlibatan erat Fredy Kusnadi atas balik nama sertifikat rumah orangtua Dino tanpa adanya proses jual-beli.

Kedua adalah bukti sertifikat yang kini sudah beralih nama menjadi atas kepemilikan Fredy Kusnadi terhadap satu rumah milik orangtua Dino.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Rudolf Tobing Buang Plastik Hitam Berisi Jasad Icha di Kolong Tol Becakayu

Momen Rudolf Tobing Buang Plastik Hitam Berisi Jasad Icha di Kolong Tol Becakayu

Megapolitan
Sebelum Tewas Dibanting Pacar Ibunya, Balita Ini Sering Dititipkan ke Orang Lain

Sebelum Tewas Dibanting Pacar Ibunya, Balita Ini Sering Dititipkan ke Orang Lain

Megapolitan
Naik Hampir Tiap Hari, Harga Telur di Pasar Ciputat Menyentuh Rp 32.000 Per Kg

Naik Hampir Tiap Hari, Harga Telur di Pasar Ciputat Menyentuh Rp 32.000 Per Kg

Megapolitan
Rudolf Tobing Sempat Merenung Sebelum Bunuh Icha, Polisi: Dia Merasa Iba

Rudolf Tobing Sempat Merenung Sebelum Bunuh Icha, Polisi: Dia Merasa Iba

Megapolitan
Saat Ribuan Pelajar di Bekasi Berkumpul, Deklarasikan 'Stop' Tawuran...

Saat Ribuan Pelajar di Bekasi Berkumpul, Deklarasikan "Stop" Tawuran...

Megapolitan
Pasca-Bom Astanaanyar, Ojek Dilarang Antar Penumpang-Pesanan ke Dalam Mapolres Tangerang Kota

Pasca-Bom Astanaanyar, Ojek Dilarang Antar Penumpang-Pesanan ke Dalam Mapolres Tangerang Kota

Megapolitan
Minta Pemerintah Stabilkan Harga Bahan Pangan, Pedagang: Pembeli Komplain...

Minta Pemerintah Stabilkan Harga Bahan Pangan, Pedagang: Pembeli Komplain...

Megapolitan
Tipu Muslihat Rudolf Tobing agar Icha Mau Diikat Sebelum Dibunuh

Tipu Muslihat Rudolf Tobing agar Icha Mau Diikat Sebelum Dibunuh

Megapolitan
Menyingkap Fenomena Ikan Mabuk di Teluk Jakarta…

Menyingkap Fenomena Ikan Mabuk di Teluk Jakarta…

Megapolitan
Kantor Polisi di Jadetabek Bersiaga Pasca Bom Bunuh Diri Astanaanyar

Kantor Polisi di Jadetabek Bersiaga Pasca Bom Bunuh Diri Astanaanyar

Megapolitan
Perketat Penjagaan Usai Bom Astanaanyar, Polisi Tanya Keperluan Tiap Pengunjung Mapolres Tangerang Kota

Perketat Penjagaan Usai Bom Astanaanyar, Polisi Tanya Keperluan Tiap Pengunjung Mapolres Tangerang Kota

Megapolitan
Datang ke Polres, Ayah Kandung Balita yang Tewas Dibanting Ingin Laporkan Mantan Istri

Datang ke Polres, Ayah Kandung Balita yang Tewas Dibanting Ingin Laporkan Mantan Istri

Megapolitan
Harga Bahan Pangan Serba Naik, Cabai Rawit Dijual Rp 50.000 Per Kg di Pasar Pademangan Timur

Harga Bahan Pangan Serba Naik, Cabai Rawit Dijual Rp 50.000 Per Kg di Pasar Pademangan Timur

Megapolitan
Sebelum Bunuh Icha, Rudolf Tobing Pastikan Tak Ada CCTV Terpasang di Kamar Apartemen Sewaan

Sebelum Bunuh Icha, Rudolf Tobing Pastikan Tak Ada CCTV Terpasang di Kamar Apartemen Sewaan

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Perketat Penjagaan Usai Insiden Bom Astanaanyar

Polres Metro Bekasi Kota Perketat Penjagaan Usai Insiden Bom Astanaanyar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.