Kompas.com - 03/03/2021, 12:48 WIB
Ilustrasi cabai rawit. SHUTTERSTOCK/ADIE.FOODTOGRAPHYIlustrasi cabai rawit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga rata-rata cabai rawit merah di pasar tradisional di Jakarta Barat melonjak sebesar dua kali lipat.

"Hasil rekap, pada minggu keempat Februari harga rata-rata cabai rawit merah mencapai Rp 103.125 (per kilogram)," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Iwan Indriyanto ketika dihubungi, Rabu (3/3/2021).

Padahal, biasanya harga cabai rawit merah hanya sekitar Rp 50.000 sampai Rp 60.000 per kilogram.

Iwan menyatakan bahwa harga tersebut merupakan harga rata-rata cabai rawit merah di delapan pasar tradisional yang ada di wilayah Jakarta Barat.

"Kenaikan ini karena di daerah produsen cabai terdampak banjir sebelumnya sehingga pasokan terganggu. Ini berpengaruh bagi harga," jelas Iwan.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Cimanggis Tangsel Tembus Rp 115.000 Per Kg, Daya Beli Konsumen Turun

Untuk menekan harga cabai rawit merah, Iwan mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian.

"Jadi kami sudah kerja sama dengan Dinas Pertanian (DKI Jakarta) dan Kementerian Pertanian, sedang dipersiapkan program gelar pangan murah," jelasnya.

Sementara itu, harga cabai merah keriting di delapan pasar yang ada di Jakarta Barat relatif stabil.

"Cabai merah keriting sekarang rata-rata Rp 65.000 (per kilogram)," tutur Iwan.

Baca juga: Inflasi Februari 0,10 Persen, Dipicu Harga Cabai Rawit hingga Tarif Angkutan Udara

Adapun delapan pasar yang dipantau oleh Sudin KPKP adalah Pasar Pecah Kulit, Kecamatan Tamansari; Pasar Kalideres, Kecamatan Kalideres; Pasar Lokbin, Kecamatan Kembangan; Pasar Slipi, Kecamatan Palmerah.

Kemudian, Pasar Tomang Barat, Kecamatan Grogol Petamburan; Pasar Jembatan Besi, Kecamatan Tambora; Pasar Pos Pengumben, Kecamatan Kebon Jeruk; serta Pasar Ganefo, Kecamatan Cengkareng.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Menengok Kolam Renang Atlantis Ancol yang Viral Karena Airnya Keruh

Megapolitan
Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Kenangan soal Keinginan Tien Soeharto di Balik Megahnya Masjid At-Tin TMII

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 17 April 2020

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 17 April 2021

Megapolitan
Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Valentino Simanjuntak dan Pentingnya Komentator Sepak Bola bagi Oki Kurnia yang Tunanetra

Megapolitan
Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X