Pilot Project PLTSa Bantar Gebang, Sulap 9.879 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Kompas.com - 09/03/2021, 22:06 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Sumur Batu, Bantar Gebang, Bekasi. Vitorio MantaleanPembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Sumur Batu, Bantar Gebang, Bekasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pilot project pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) garapan Pemprov DKI Jakarta disebut berhasil mengubah ribuan ton sampah menjadi energi listrik.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Syaripudin mengatakan, sepanjang tahun 2020, PLTSa yang dinamakan PLTSa Merah Putih itu sudah menyulap 9.879 ton sampah menjadi energi listrik sebesar 783,63 MWh.

"Berdasarkan jumlah hari operasional sinkronisasi dengan turbin, total energi listrik yang dihasilkan mencapai 783,63 MWh atau sekitar 110,59 kWh per ton sampah yang dibakar," kata Syaripudin dalam keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: TPA Rawa Kucing Hampir Penuh, Pemkot Tangerang Harapkan PLTSa Segera Terealisasi

Tidak hanya itu, abu sisa pembakaran yang sering disebut fly ash bottom ash (FABA) juga dimanfaatkan untuk produksi paving block.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tahun 2020 diproduksi 29,263 paving block dan produksi rata-rata per bulan sebesar 3,658 buah per bulan sebagai pemanfaatan FABA," kata Syaripudin.

Sebagai proyek unggulan Pemprov DKI Jakarta, PLTSa Merah Putih diharapkan bisa menjadi titik pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan.

Sebagaimana diketahui, proyek PLTSa dimulai pada 2019 lalu, berkolaborasi dengan Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Baca juga: Kala Benyamin-Pilar Umbar Janji Bangun RS Per Kecamatan hingga PLTSa di Tangsel

PLTSa milik Pemprov DKI ini merupakan PLTSa pertama di Indonesia yang didesain dengan waktu beroperasi selama 24 jam per hari dan 250-300 hari per tahun dengan menggunakan bahan bakar sampah berkapasitas 100 ton per hari.

Namun, PLTSa tersebut bukan menjadi PLTSa yang pertama di Indonesia. Karena jenis pembangkit listrik dengan pemanfaatan limbah sampah di Indonesia pertama kali muncul di tempat pembuangan akhir (TPA) Benowo, Surabaya, Jawa Timur.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Megapolitan
Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Megapolitan
Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Megapolitan
Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.