Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Kompas.com - 10/04/2021, 11:19 WIB
Warga mengantre untuk mendapatkan takjil dengan menjaga jarak di Jl. Cempaka Warna RT 05 RW 06, Cempaka Putih Timur, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). Setiap hari selama Ramadan, relawan dan donatur membagikan 400 hingga 600 takjil kepada warga kurang mampu dan terdampak virus corona COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga mengantre untuk mendapatkan takjil dengan menjaga jarak di Jl. Cempaka Warna RT 05 RW 06, Cempaka Putih Timur, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020). Setiap hari selama Ramadan, relawan dan donatur membagikan 400 hingga 600 takjil kepada warga kurang mampu dan terdampak virus corona COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, masyarakat yang ingin berjualan takjil selama bulan Ramadhan harus mematuhi syarat dan ketentuan terkait protokol kesehatan.

Salah satunya adalah membatasi jumlah pembeli dan menjaga jarak aman antar pengunjung.

"Sektor informal penjual takjil juga harus perhatikan, kalau dia di gedung, pengelola gedungnya harus batasi jumlah orang yang belanja, jarak antar pedagang diatur," ucap Arifin, Jumat (9/4/2021) dilansir dari Tribun Jakarta.

Baca juga: Anies Perpanjang Jam Operasional Restoran Selama Ramadhan, Ini Alasannya

Menuru Arifin, para penjual takjil harus memastikan tidak ada kerumunan saat berjualan. Hal ini bertujuan untuk menghindari penularan Covid-19.

"Sekali lagi saya ingin jelaskan, semua harus punya kesadaran dan tanggung jawab bahwa sekarang pandemi. Meskipun sudah terjadi penurunan, kasusnya melandai, bukan berarti kasusnya selesai," ujarnya.

Saat ini, DKI Jakarta masih menerapkan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 19 April 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena itu, Arifin menegaskan, masyarakat tetap diwajibkan menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Ada Pandemi, Anies Sarankan Lansia Ibadah Tarawih di Rumah

"Kami ingin semua bisa patuhi ketentuan apa yang sudah ditentukan, Jakarta masih PPKM, ada pembatasan aktivitas, jam operasional dibatasi, satu itu saja dipatuhi," kata dia.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Simak, Syarat dan Ketentuan Jualan Takjil Selama Bulan Puasa di DKI



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Perpanjang PPKM Level 4, Makan di Warteg Maksimal 20 Menit

Jakarta Perpanjang PPKM Level 4, Makan di Warteg Maksimal 20 Menit

Megapolitan
Tergerak dari Kisah Intimidasi Pasien Isoman, Rantang Cinta Hadir di Depok

Tergerak dari Kisah Intimidasi Pasien Isoman, Rantang Cinta Hadir di Depok

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Kembali Buka, Baru 25 Persen Pedagang yang Berjualan

Pasar Tanah Abang Kembali Buka, Baru 25 Persen Pedagang yang Berjualan

Megapolitan
Anies Keluarkan Kepgub Perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Anies Keluarkan Kepgub Perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Megapolitan
PPKM Level 4, Layanan Tatap Muka Dukcapil Jaktim Ditutup hingga 2 Agustus

PPKM Level 4, Layanan Tatap Muka Dukcapil Jaktim Ditutup hingga 2 Agustus

Megapolitan
9 Orang Kena Tipu Modus Rekrutmen PJLP Satpol PP DKI Jakarta, Begini Kronologinya

9 Orang Kena Tipu Modus Rekrutmen PJLP Satpol PP DKI Jakarta, Begini Kronologinya

Megapolitan
Aturan Naik Pesawat Selama Perpanjangan PPKM Level 4, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa

Aturan Naik Pesawat Selama Perpanjangan PPKM Level 4, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa

Megapolitan
Satpol PP Gadungan Ajak Bibi Tipu Warga buat Jadi Pegawai Kontrak Pemprov DKI

Satpol PP Gadungan Ajak Bibi Tipu Warga buat Jadi Pegawai Kontrak Pemprov DKI

Megapolitan
Hati-hati, Ada Penipuan Obat Covid-19 di Online Shop!

Hati-hati, Ada Penipuan Obat Covid-19 di Online Shop!

Megapolitan
Kisah Pemilik Kedai Kopi yang Turun Pendapatan hingga 90 Persen Saat PPKM

Kisah Pemilik Kedai Kopi yang Turun Pendapatan hingga 90 Persen Saat PPKM

Megapolitan
Pasukan Kuning Jakbar Bantu Antar Tabung Oksigen ke RS Sejak Sebulan Terakhir

Pasukan Kuning Jakbar Bantu Antar Tabung Oksigen ke RS Sejak Sebulan Terakhir

Megapolitan
Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM: IGD Mulai Lengang, Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Jakarta Setelah 3 Minggu PPKM: IGD Mulai Lengang, Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi

Megapolitan
Fakta Pencandu Narkoba Timbun Alkes dan Obat di Jakbar: Ivermectin Dijual Mahal hingga Palsukan Tabung Oksigen

Fakta Pencandu Narkoba Timbun Alkes dan Obat di Jakbar: Ivermectin Dijual Mahal hingga Palsukan Tabung Oksigen

Megapolitan
Vaksinasi Keliling di Pondok Pinang: 125 Orang Mendaftar, yang Disuntik Hanya 109

Vaksinasi Keliling di Pondok Pinang: 125 Orang Mendaftar, yang Disuntik Hanya 109

Megapolitan
Gudang Gas di Belakang Pasar Jabon Meruya Terbakar

Gudang Gas di Belakang Pasar Jabon Meruya Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X