Jumlah Penumpang Menurun, Stasiun Pasar Senen Kurangi Keberangkatan KA

Kompas.com - 25/05/2021, 19:13 WIB
Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dipadati oleh penumpang yang hendak mudik pada Rabu (19/5/2021). KOMPAS.com/IhsanuddinStasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, dipadati oleh penumpang yang hendak mudik pada Rabu (19/5/2021).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengurangi jumlah keberangkatan kereta api jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen, seiring dengan melandainya jumlah penumpang.

Data yang dihimpun dari PT KAI Daop 1 Jakarta, jumlah keberangkatan KA dari Stasiun Pasar Senen setelah berakhirnya masa larangan mudik sebanyak 21 kereta pada 18-23 Mei 2021.

Kemudian, jumlah KA dikurangi menjadi 16 KA yang berangkat pada Senin (24/5/2021) dan 15 keberangkatan KA pada Selasa.

Baca juga: Kontroversi TGUPP Era Anies, Jumlah Anggota Membengkak dan Digaji Menggunakan APBD

Namun demikian, PT KAI menyatakan, jumlah keberangkatan ini masih terpantau normal jika dibandingkan pada masa pandemi, sebelum ada larangan mudik.

"Jumlah KA yang dioperasikan sesuai dengan rata-rata perjalanan KA per hari di masa pandemi, yakni sekitar 15 sampai 20 KA per hari," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Jakarta, Selasa, seperti dilansir dari Antara.

Setelah larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 berakhir, jumlah penumpang kereta yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada 18-25 Mei mencapai lebih dari 52.000 penumpang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puncak arus mudik setelah larangan mudik berakhir terjadi pada Selasa (18/5/2021) dengan jumlah penumpang mencapai 8.698 penumpang.

Baca juga: Anaknya Jadi Tersangka Pemerkosa Remaja, Anggota DPRD Bekasi: Saya Tak Intervensi

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dalam dua hari terakhir tercatat lebih landai, yakni 5.558 penumpang pada Minggu (23/5/2021) dan 4.571 penumpang pada Senin.

Meski masa larangan mudik telah berakhir, masa pengetatan perjalanan telah diperpanjang hingga 31 Mei 2021.

Oleh karenanya, calon penumpang harus memerhatikan syarat perjalanan yang masih berlaku, yakni keterangan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.



Video Rekomendasi

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Megapolitan
Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X