Sampah Menumpuk di Kali Sipon, Timbulkan Bau Tak Sedap hingga Berasal dari Pedagang di Bibir Sungai

Kompas.com - 30/08/2021, 17:42 WIB
Petugas Dinas PUPR saat membersihkan sampah di Kali Sipon, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (30/8/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALPetugas Dinas PUPR saat membersihkan sampah di Kali Sipon, Kelurahan Poris Plawad Utara, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (30/8/2021).
|

"Semoga saja enggak ada lagi ya yang buang sampah di sini," harap Dahlan.

Saat sampah masih menumpuk

Tumpukan sampah itu menyangkut di jembatan kecil yang dibangun agar warga setempat dapat menyeberangi kali tersebut.

Akan tetapi, keberadaan jembatan itu menjadi penyebab sampah-sampah itu tersangkut.

Sampah yang tersangkut di sisi barat laut jembatan itu terdiri dari botol plastik, sayuran, makanan sisa, tempat makanan berjenis styrofoam, kayu, dedaunan, bungkus rokok, dan lainnya.

Bau tak sedap menyerbak dari tumpukan sampah tersebut.

Jika dihitung, tumpukan sampah itu memiliki panjang sekitar 10 meter. Lebarnya tentu mengikuti lebar kali tersebut, kurang lebih 3-3,5 meter.

Baca juga: Lalu Lintas GDC Depok Dialihkan, Ini Rekayasanya

Berbagai jenis ampah tak hanya memenuhi kali itu saja, melainkan ada juga yang bertengger di kedua sisi bibir Kali Sipon.

Bahkan, sampah di bibir kali tampak dikerubungi berbagai lalat.

Namun, tampaknya warga sekitar sudah terbiasa dengan pemandangan tersebut.

Baik pengendara yang melintas, pedagang, ataupun warga sekitar, tampak tidak terganggu dengan keberadaan tumpukan sampah itu.

Padahal, bibir Kali Sipon yang berdekatan dengan tumpukan itu dijadikan tempat berjualan oleh warga.

Baca juga: Lempari Polisi dengan Batu, 20 Simpatisan Rizieq Shihab Diamankan

Berbagai penjual menempati bibir kali, mulai dari penjual makanan hingga pakaian.

Mereka tampak tidak terganggu dengan bau ataupun keberadaan sampah itu sendiri.

Sementara itu, pada sisi yang berlawanan dengan tumpukan sampah atau di sisi tenggara jembatan hanya ada sedikit sampah yang lambat laun mengalir di Kali Sipon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ardhito Pramono Jalani Asesmen di BNNP DKI, Hasil Keluar 2 Pekan Lagi

Ardhito Pramono Jalani Asesmen di BNNP DKI, Hasil Keluar 2 Pekan Lagi

Megapolitan
Bagaimana Nasib Pembangunan Jakarta Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara?

Bagaimana Nasib Pembangunan Jakarta Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara?

Megapolitan
Imbas Banjir Jakarta, 5 Rute Transjakarta Dialihkan, Ini Rinciannya

Imbas Banjir Jakarta, 5 Rute Transjakarta Dialihkan, Ini Rinciannya

Megapolitan
Polisi Tetapkan 6 Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
4 Petugas Terima Status Terdakwa Kebakaran Lapas Tangerang, Kuasa Hukum: Karena Mereka yang Tugas Saat Itu

4 Petugas Terima Status Terdakwa Kebakaran Lapas Tangerang, Kuasa Hukum: Karena Mereka yang Tugas Saat Itu

Megapolitan
Pasien di Wisma Atlet Melonjak, Banyak yang Baru Pulang dari Luar Negeri, Ini Asal Negaranya

Pasien di Wisma Atlet Melonjak, Banyak yang Baru Pulang dari Luar Negeri, Ini Asal Negaranya

Megapolitan
Wagub DKI Yakin Jakarta Akan Jadi Pusat Ekonomi meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara

Wagub DKI Yakin Jakarta Akan Jadi Pusat Ekonomi meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara

Megapolitan
Imbas Jalan Ahmad Yani Pulogadung Banjir, Gerbang Tol Cempaka Putih Ditutup Sementara

Imbas Jalan Ahmad Yani Pulogadung Banjir, Gerbang Tol Cempaka Putih Ditutup Sementara

Megapolitan
Kuasa Hukum Terdakwa Tunggu Dakwaan Dibacakan untuk Siapkan Pembelaan

Kuasa Hukum Terdakwa Tunggu Dakwaan Dibacakan untuk Siapkan Pembelaan

Megapolitan
Jadi Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, 4 Petugas Tak Ditahan dan Masih Bekerja

Jadi Terdakwa Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, 4 Petugas Tak Ditahan dan Masih Bekerja

Megapolitan
Banjir 60-70 Cm di Jalan Letjend R Suprapto, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Banjir 60-70 Cm di Jalan Letjend R Suprapto, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Megapolitan
19 Titik di Jakarta Terendam Banjir, Termasuk Jalan Depan Monas

19 Titik di Jakarta Terendam Banjir, Termasuk Jalan Depan Monas

Megapolitan
Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara Terendam Banjir

Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Jakarta Utara Terendam Banjir

Megapolitan
Jalan Ahmad Yani Pulogadung Terendam Banjir Setinggi 50 Sentimeter, Arus Lalu Lintas Tersendat

Jalan Ahmad Yani Pulogadung Terendam Banjir Setinggi 50 Sentimeter, Arus Lalu Lintas Tersendat

Megapolitan
Aksi Curanmor yang Diduga Dilakukan Pasangan Suami Istri di Bekasi Terekam CCTV

Aksi Curanmor yang Diduga Dilakukan Pasangan Suami Istri di Bekasi Terekam CCTV

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.