Ketua DPRD DKI Desak Anies Beri Tempat Tinggal Layak untuk Warga Terdampak Pembangunan JIS

Kompas.com - 17/01/2022, 13:10 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memberikan tempat tinggal yang layak kepada warga Kampung Bayam yang terdampak pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

Sebab, kata dia, saat ini rusun yang tengah dibangun juga akan ditempati pekerja operasional JIS.

"Kalau ujung-ujungnya Kampung Susun Bayam untuk para pekerja pendukung JIS, buat apa dilakukan CAP. Itu namanya menipu. Membohongi publik," kata Prasetio melalui keterangan tertulis, Senin (17/1/2022).

"Bilang saja dari awal warga Kampung Bayam digusur. Ganti juga istilah Kampung Susun Bayam," lanjut dia.

Baca juga: Jakpro Sebut Kampung Susun Bayam Akan Ditempati Pekerja JIS, Bagaimana Nasib Warga Terdampak?

Prasetio menilai, warga tidak boleh dibiarkan hidup susah dengan tinggal di rumah kumuh, termasuk di pinggir rel kereta api.

"Seringkali program Pemprov sekarang cuma bagus di kata-kata, tapi kenyataannya buruk," ucap Prasetio.

Sebelumnya diberitakan, Manajer Proyek PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Arry Wibowo mengatakan, Kampung Susun Bayam akan ditempati oleh pekerja pendukung operasional JIS, Jakarta Utara.

"Memang ini stadion gede banget. Perlu fasilitas pekerja di mana sehari-hari mereka berkolaborasi merawat (JIS), seperti cleaning service dan tenaga kerja security, dan lain-lain, harapannya bisa ditampung di situ," ucap Arry di JIS, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Menengok Megahnya Jakarta International Stadium yang Hampir Jadi...

Pihaknya akan segera melakukan seleksi pekerja yang akan merawat bangunan stadion dan sekitarnya.

Jakpro masih belum mengetahui jumlah pasti pekerja yang akan tinggal di rumah susun tersebut.

"Nanti akan dilakukan mekanisme seleksi oleh Pemprov DKI. Jadi kami menerima itu setelah diseleksi oleh Pemprov," kata Arry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Kasus Perselingkuhan Dua Polisi Mirip Serial Layangan Putus, Polda Metro Sebut Pelaku Sudah Dipecat

Viral Kasus Perselingkuhan Dua Polisi Mirip Serial Layangan Putus, Polda Metro Sebut Pelaku Sudah Dipecat

Megapolitan
Bunuh Kakak Ipar Pacar karena Ditegur Merokok, Pelaku Terancam Hukuman Seumur Hidup

Bunuh Kakak Ipar Pacar karena Ditegur Merokok, Pelaku Terancam Hukuman Seumur Hidup

Megapolitan
Kolonel Priyanto Disebut Sedang Tidur Saat Anggotanya Tabrak Handi-Salsabila di Nagreg

Kolonel Priyanto Disebut Sedang Tidur Saat Anggotanya Tabrak Handi-Salsabila di Nagreg

Megapolitan
Ditawari Jual Minyak Goreng Curah dengan Untung Rp 500 Per Liter, Pedagang: Yang Mau Bungkus Siapa?

Ditawari Jual Minyak Goreng Curah dengan Untung Rp 500 Per Liter, Pedagang: Yang Mau Bungkus Siapa?

Megapolitan
Pemkot Tangsel Akan Pasang 1.750 Lampu Jalan Selama 2022

Pemkot Tangsel Akan Pasang 1.750 Lampu Jalan Selama 2022

Megapolitan
30 Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, 150 Orang Ditampung di Balai RW

30 Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, 150 Orang Ditampung di Balai RW

Megapolitan
Ganjil Genap di Jakarta Bakal Ditingkatkan Menjadi 25 Ruas Jalan

Ganjil Genap di Jakarta Bakal Ditingkatkan Menjadi 25 Ruas Jalan

Megapolitan
30 Rumah Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, Diduga akibat Korsleting

30 Rumah Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Kolonel Priyanto Mengaku Tak Punya Niat dan Motif Membunuh Sejoli Handi-Salsabila karena Tidak Kenal

Kolonel Priyanto Mengaku Tak Punya Niat dan Motif Membunuh Sejoli Handi-Salsabila karena Tidak Kenal

Megapolitan
Anies Sampaikan Pesan untuk Pemimpin Jakarta di Masa Depan, Ini Isinya

Anies Sampaikan Pesan untuk Pemimpin Jakarta di Masa Depan, Ini Isinya

Megapolitan
Aturan Lengkap PPKM Level 1 Jabodetabek

Aturan Lengkap PPKM Level 1 Jabodetabek

Megapolitan
Berharap Ajang Formula E jakarta Sukses, Anies: Untuk Nama Baik Indonesia di Kancah Dunia

Berharap Ajang Formula E jakarta Sukses, Anies: Untuk Nama Baik Indonesia di Kancah Dunia

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Anies Berharap Kondisi Pandemi Terus Membaik

Jakarta PPKM Level 1, Anies Berharap Kondisi Pandemi Terus Membaik

Megapolitan
Ini 8 Polwan yang Dilantik sebagai Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya

Ini 8 Polwan yang Dilantik sebagai Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya

Megapolitan
Harga Minyak Goreng Curah Sesuai HET di Tangsel Belum Merata

Harga Minyak Goreng Curah Sesuai HET di Tangsel Belum Merata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.