Kompas.com - 23/04/2022, 08:58 WIB
|

Ia pun pernah menggunakan layanan psikologis yang disediakan oleh platform LaporCovid-19 sebanyak satu atau dua kali untuk mengatasi kegelisahannya.

"Memang saya kemudian memakai (layanan psikologis) karena saya merasa kenapa saya tidak bisa bantu," ungkapnya.

Hal yang membuat Amanda merasa sedih adalah di saat ia tidak bisa lagi berhubungan baik dengan korban yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19.

Padahal, ia ingin para warga yang ia bantu nantinya bisa tergabung dalam komunitas.

Meski demikian, Amanda memahami jika keluarga korban tidak ingin lagi berhubungan dengannya.

"Saya pinginnya pasien yang kita bantu ini menjadi satu komunitas, tapi emang ada yang meninggal itu menjadi luka terdalam tersendiri," tutur dia.

Kendati demikian, Amanda tidak selamanya merasakan duka selama menjadi relawan Covid-19.

Ia juga bisa merasakan senang dan puas jika bisa berhasil menolong dan semua keluhan warga bisa diakomodir pemerintah.

"Sukanya itu kalau misalnya warga mendapatkan pertolongan itu saya melihat negara tuh hadir ya, negara enggak lupain kita. Itu saya senang. Ada harapanlah bahwa negara pelayanan publiknya udah mulai improving walaupun tidak seluruhnya," tutur dia.

Oleh karena itu, Amanda berharap pemerintah bisa terus mengakomodir semua laporan warga terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Pelayanan publik itu harus baik implementasinya dan mudah dijangkau jangan sampai warga itu udah bingung duluan, skeptis duluan karena emang gak baik pelayanannya selama itu," ucap Amanda. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Plaza Selatan Monas

Pemprov DKI Akan Gelar Upacara HUT Ke-77 RI di Plaza Selatan Monas

Megapolitan
HUT Ke-77 RI, Pemkot Jakpus Gelar Lomba 'Urban Farming' hingga Kebersihan Lingkungan

HUT Ke-77 RI, Pemkot Jakpus Gelar Lomba "Urban Farming" hingga Kebersihan Lingkungan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Jayanti Tangerang, Diduga Tenggelam

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Jayanti Tangerang, Diduga Tenggelam

Megapolitan
Pembangunan Rampung, Jembatan Antilope yang Baru Diuji Coba Rabu Sore Ini

Pembangunan Rampung, Jembatan Antilope yang Baru Diuji Coba Rabu Sore Ini

Megapolitan
Terjebak Kerumunan Pedemo di DPR, Pengendara Motor Terobos dan Lindas Tanaman di Flyover Ladokgi

Terjebak Kerumunan Pedemo di DPR, Pengendara Motor Terobos dan Lindas Tanaman di Flyover Ladokgi

Megapolitan
Serikat Ojol Ikut Demo di Gedung DPR: Lelah jadi 'Sapi Perah' Aplikator

Serikat Ojol Ikut Demo di Gedung DPR: Lelah jadi 'Sapi Perah' Aplikator

Megapolitan
Anies: Jika Lihat Tindak Kekerasan, Usahakan Langsung Cegah atau Lapor Pihak Berwenang

Anies: Jika Lihat Tindak Kekerasan, Usahakan Langsung Cegah atau Lapor Pihak Berwenang

Megapolitan
Demo Tolak UU Cipta Kerja, Massa Buruh Panjat Gerbang Utama DPR/MPR RI

Demo Tolak UU Cipta Kerja, Massa Buruh Panjat Gerbang Utama DPR/MPR RI

Megapolitan
Sidang Kasus Pengeroyokan Ade Armando Kembali Digelar, 6 Terdakwa Akan Berikan Keterangan

Sidang Kasus Pengeroyokan Ade Armando Kembali Digelar, 6 Terdakwa Akan Berikan Keterangan

Megapolitan
Petugas PPSU yang Aniaya Pacarnya di Bangka Ditahan Polisi

Petugas PPSU yang Aniaya Pacarnya di Bangka Ditahan Polisi

Megapolitan
Pabrik Cat di Jatake Tangerang Terbakar, BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa

Pabrik Cat di Jatake Tangerang Terbakar, BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa

Megapolitan
Ditendang hingga Ditabrak Petugas PPSU di Kemang, Korban Mengaku Tidak Apa-apa: Itu Calon Suami Saya

Ditendang hingga Ditabrak Petugas PPSU di Kemang, Korban Mengaku Tidak Apa-apa: Itu Calon Suami Saya

Megapolitan
Jalan Kaki dari Bandung, Ketua Serikat Buruh Pingsan di Depan Gedung DPR RI

Jalan Kaki dari Bandung, Ketua Serikat Buruh Pingsan di Depan Gedung DPR RI

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Bekasi, Diduga karena Sakit

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Bekasi, Diduga karena Sakit

Megapolitan
Ribuan Buruh Demo Tutup Jalan di Depan Gedung DPR, Ini 5 Tuntutannya

Ribuan Buruh Demo Tutup Jalan di Depan Gedung DPR, Ini 5 Tuntutannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.