Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gerindra Bakal Pertimbangkan Marshel Widianto Maju Pilkada Tangsel 2024

Kompas.com - 23/05/2024, 13:15 WIB
Muhammad Isa Bustomi

Editor

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan mempertimbangkan nama komika Marshel Widianto didorong untuk Pilkada Tangerang Selatan 2024.

Sekretasis Jenderal (Sekjen) DPC Gerindra Tangerang Selatan, Yudi Budi Wibowo mengatakan, meski Gerindra saat ini mengedepankan kader internal, namun tidak menutup kemungkinan nama Marshel akan diperhitungkan untuk maju menjadi orang nomor satu di Tangsel.

“Bahwa kemudian ada kader tingkatan pusat atau tingkatan provinsi, itu nanti DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) yang akan menilai. Misalnya, Mas Marshel karena aktif di beberapa kegiatan di pusat, masuk dalam penilaian pusat, misalnya seperti itu,” ujar Yudi saat dikonfirmasi, Kamis (23/5/2024).

Baca juga: Komika Marshel Widianto Jadi Kandidat Gerindra untuk Pilkada Tangsel 2024

Sejauh ini, Marshel belum dapat dipastikan apakah masuk dalam kader Partai Gerindra atau tidak. Namun, komika asal Jakarta Utara itu disebut-sebut telah terlibat dalam kegiatan partai di tingkat provinsi.

"Dalam beberapa acara Partai Gerindra, mulai dari pilpres (pemilu presiden) dan lain sebagainya, beberapa acara partai, (Marshel) sudah terlibat aktif aktivitas di partai pusat,” kata Yudi.

Menurut Yudi, semua orang memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah. Dengan begitu, kemunculan Marchel untuk bertarung di Pilkada Tangsel 2024 adalah sesuatu yang sah.

“Bahwa kemarin, sekarang ini Mas Marshel mensosialisasikan diri ke masyarakat Tangerang Selatan, ya itu sah-sah saja,” ujar dia.

Baca juga: Gerindra Pastikan Bakal Usung Kader Internal pada Pilkada Tangsel 2024

Diketahui, Marshel melalui akun Instagram @marshel_widianto mengunggah foto bertuliskan kata “Tangsel” berkelir putih dengan latar hitam.

Pria kelahiran Mei 1996 itu mengunggah foto bilboard yang menampilkan dirinya tengah berpose jari hati. Di billboard tersebut, Marshel tampak mengenakan setelan berwarna putih dengan jaket warna krem.

Billboard berlatar biru itu juga memuat logo kepala burung garuda milik Partai Gerindra. "Marshel Untuk Tangsel" tertulis di billboard tersebut.

Dari keterangan tertulis unggahan itu, Marshel meminta doa dan dukungan.

“Mohon doanya,” tulis Marshel, dikutip Kompas.com, Kamis.

(Reporter : Baharudin Al Farisi | Editor : Fitria Chusna Farisa)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Problematika Rumah Subsidi, Banyak Pembeli Bertujuan Investasi demi Untung Besar

Problematika Rumah Subsidi, Banyak Pembeli Bertujuan Investasi demi Untung Besar

Megapolitan
Pengamat: Harga Rumah Subsidi Rp 160 Juta-Rp 240 Juta Sulit Diwujudkan sebagai Hunian Layak

Pengamat: Harga Rumah Subsidi Rp 160 Juta-Rp 240 Juta Sulit Diwujudkan sebagai Hunian Layak

Megapolitan
Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Kualitas Bangunan dan Lokasi Jauh Jadi Penyebab Rumah Subsidi di Cikarang Kosong Terbengkalai

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Selasa 25 Juni 2024 dan Besok: Tengah Malam ini Berawan

Megapolitan
Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Soal Kans Sahroni Maju Pilkada Jakarta, Surya Paloh: Cek Dulu, Dia Siap Lahir Batin atau Enggak?

Megapolitan
Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu 'Dijebak' Tetangga

Anak Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Sempat Kabur lalu "Dijebak" Tetangga

Megapolitan
Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Ayah di Duren Sawit Tewas di Tangan Putri Kandung, Ditikam Saat Tidur

Megapolitan
Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Kota Bogor Tuan Rumah Musda ke-17 Hipmi, Pemkot Minta Pengusaha Belanja Produk Lokal

Megapolitan
Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Putri Bunuh Ayah Kandung di Duren Sawit, Pelaku Disebut Hidup di Jalan sebagai Pengamen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemilik 'Wedding Organizer' yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Polisi Tangkap Pemilik "Wedding Organizer" yang Diduga Tipu Calon Pengantin di Bogor

Megapolitan
Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Usai Bunuh Ayahnya, Putri Pedagang Perabot di Duren Sawit Gondol Motor dan Ponsel Korban

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas 3 Jukir Liar yang Getok Tarif Parkir Bus Rp 300.000 di Masjid Istiqlal

Megapolitan
Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Pedagang Perabot Dibunuh Anaknya, Pelaku Emosi karena Tidak Terima Dimarahi

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Pembunuh Pedagang Perabot Sempat Kembali ke Toko Usai Dengar Kabar Ayahnya Tewas

Megapolitan
KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

KPU DKI Bakal Coklit Data Pemilih Penghuni Apartemen untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com