Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Runtuhnya Fasad di Kantor Ahok Bukan karena Rayap

Kompas.com - 17/04/2015, 18:26 WIB
Alsadad Rudi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji mengatakan, penyebab runtuhnya fasad atau pelapis dinding di Gedung Blok G Balai Kota beberapa waktu silam disebabkan adanya kesalahan teknis pada pemasangan alat yang terletak di depan jendela gedung itu. Dengan demikian, ia memastikan penyebab runtuhnya fasad bukan karena rayap.

Terlebih lagi, fasad terbuat dari platinum yang bukan sasaran empuk bagi rayap. "Bukan karena rayap. Malah itu pertemuan antara beton dan platinum. Jadi, hampir tidak ada rayap di sana. Jadi, karena kesalahan teknis," kata Ika kepada Kompas.com, Jumat (17/4/2015).

Runtuhnya fasad di Balai Kota DKI Jakarta terjadi pada Agustus 2014. Meskipun fasad yang terlepas adalah fasad di Gedung Blok G, bangunan yang terkena dampak kerusakan justru adalah Gedung Blok B. 

Gedung Blok B merupakan kantor Gubernur Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, yang ketika itu masih menjabat sebagai wakil gubernur.

Saat itu, bagian di kantor Ahok yang mengalami kerusakan adalah atap dari ruangan Respons Opini Publik (ROP), khususnya di ruang rapat dan toilet.

Fasad yang roboh terpasang pada 2010-2011. Pengerjaannya dilakukan oleh PT Jaya Konstruksi.

Sebelumnya diberitakan, hasil penelitian dari kelompok kerja Patologi Bangunan dan Pengendalian Rayap Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor menyatakan, wilayah DKI Jakarta termasuk ke dalam wilayah yang rawan terhadap ancaman rayap.

Daerah di DKI Jakarta dengan ancaman terbesar dalam hal serangan rayap adalah Ciracas, Kramat Jati, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, dan Cilincing. [Baca: Ini 5 Daerah Paling Rawan Rayap di Jakarta]

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemprov DKI Diminta Bina Juru Parkir Liar agar Punya Pekerjaan Layak

Pemprov DKI Diminta Bina Juru Parkir Liar agar Punya Pekerjaan Layak

Megapolitan
Gerindra Berencana Usung Kader Sendiri di Pilgub DKI 2024

Gerindra Berencana Usung Kader Sendiri di Pilgub DKI 2024

Megapolitan
Munculnya Keraguan di Balik Wacana Pemprov DKI Beri Pekerjaan ke Jukir Liar Minimarket Usai Ditertibkan

Munculnya Keraguan di Balik Wacana Pemprov DKI Beri Pekerjaan ke Jukir Liar Minimarket Usai Ditertibkan

Megapolitan
Perolehan Kursi DPR RI dari Jakarta Berkurang 5, Gerindra DKI Minta Maaf

Perolehan Kursi DPR RI dari Jakarta Berkurang 5, Gerindra DKI Minta Maaf

Megapolitan
Polda Metro Minta Masyarakat Lapor jika Ada Juru Parkir Memalak

Polda Metro Minta Masyarakat Lapor jika Ada Juru Parkir Memalak

Megapolitan
Polisi Akan Bantu Dishub Tertibkan Juru Parkir Liar di Jakarta

Polisi Akan Bantu Dishub Tertibkan Juru Parkir Liar di Jakarta

Megapolitan
Perolehan Kursi DPR RI dari Jakarta Berkurang 5, Gerindra Tetap Akan Usung Kader di Pilkada DKI 2024

Perolehan Kursi DPR RI dari Jakarta Berkurang 5, Gerindra Tetap Akan Usung Kader di Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Prabowo Belum Bahas Isu Penambahan Menteri di Kabinetnya

Prabowo Belum Bahas Isu Penambahan Menteri di Kabinetnya

Megapolitan
Berantas Jukir Liar, DPRD Usul Pemprov DKI-Minimarket Kerja Sama

Berantas Jukir Liar, DPRD Usul Pemprov DKI-Minimarket Kerja Sama

Megapolitan
Bulan Depan, Gerindra Akan Umumkan Nama yang Diusung untuk Pilgub DKI

Bulan Depan, Gerindra Akan Umumkan Nama yang Diusung untuk Pilgub DKI

Megapolitan
Tak Tutup Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, PDIP: Tergantung Penilaian DPP dan Rekam Jejak

Tak Tutup Kemungkinan Usung Anies di Pilkada DKI, PDIP: Tergantung Penilaian DPP dan Rekam Jejak

Megapolitan
Jukir Liar Akan Ditertibkan lalu Dikasih Pekerjaan, DPRD DKI: Tidak Semudah Itu 'Ferguso'!

Jukir Liar Akan Ditertibkan lalu Dikasih Pekerjaan, DPRD DKI: Tidak Semudah Itu "Ferguso"!

Megapolitan
Gerindra DKI Usul 4 Nama Bacagub Jakarta ke DPP, Ada Ariza Patria dan Rahayu Saraswati

Gerindra DKI Usul 4 Nama Bacagub Jakarta ke DPP, Ada Ariza Patria dan Rahayu Saraswati

Megapolitan
Jangan Seolah Lepas Tangan, Direktur STIP dan BPSDM Diminta Ikut Tanggung Jawab atas Tewasnya Putu

Jangan Seolah Lepas Tangan, Direktur STIP dan BPSDM Diminta Ikut Tanggung Jawab atas Tewasnya Putu

Megapolitan
DPRD DKI: Tidak Ada Anggaran untuk Beri Pekerjaan Eks Jukir Liar Minimarket

DPRD DKI: Tidak Ada Anggaran untuk Beri Pekerjaan Eks Jukir Liar Minimarket

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com