Pengacara Sebut Penyidik Kasus Axel Langgar Hukum Acara Pidana - Kompas.com

Pengacara Sebut Penyidik Kasus Axel Langgar Hukum Acara Pidana

Andri Donnal Putera
Kompas.com - 14/09/2017, 15:02 WIB
Putra Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas, menjalani sidang perdana kasus narkotika di PN Tangerang, Senin (11/9/2017).Warta Kota/Andika Panduwinata Putra Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas, menjalani sidang perdana kasus narkotika di PN Tangerang, Senin (11/9/2017).

TANGERANG, KOMPAS.com - Penangkapan dan penahanan terhadap terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Axel Matthew Thomas (19), dijadikan salah satu poin eksepsi atau nota keberatan dalam sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (14/9/2017) siang.

Kuasa hukum Axel, Amin Zakaria, menyebut penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang menangani kasus tersebut telah melakukan pelanggaran prosedur.

"Menurut hemat kami, penyidik Polresta Bandara Soekarno-Hatta telah melanggar hukum acara dalam penegakan hukum," kata Amin di hadapan majelis hakim.

Amin menjelaskan, berdasarkan materi dakwaan pada sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum menyatakan Axel diamankan penyidik atas dasar bukti berupa chat yang memperlihatkan bukti transaksi Axel dengan pihak lain sebesar Rp 1,5 juta dan diduga untuk membeli narkoba jenis happy five.

Menurut dia, dengan bukti permulaan seperti itu, tidak cukup untuk menangkap bahkan sampai menahan kliennya.

 

Baca: Dalam Eksepsinya, Kuasa Hukum Sebut Axel Bersih dari Narkoba

"Bahwa berdasarkan KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana), keterangan saksi saja tidak cukup untuk menyatakan terdakwa bersalah terhadap perbuatan yang didakwakan kepadanya. Berdasarkan fakta tersebut, juga menunjukkan tidak adanya dugaan perbuatan tindak pidana yang didakwakan dan melanggar hukum acara penangkapan dan penahanan," tutur Amin.

Pada sidang perdananya hari Senin (11/9/2017) kemarin, putra Jeremy Thomas itu didakwa terlibat dalam pemufakatan untuk menerima narkotika jenis happy five di sebuah hotel kawasan Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Pasal yang dikenakan adalah Undang-Undang Psikotropika Pasal 61 junto 69, Pasal 60 ayat 1 junto 69, dan Pasal 60 ayat 5 junto 69 dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Baca: Jeremy: Axel Anak yang Produktif, Harus Segera Keluar dari Masalah Ini

Kompas TV Artis Jeremy Thomas akan mengajukan penangguhan penahanan terhadap anaknya, Axel Mathew Thomas.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAndri Donnal Putera
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM