Kompas.com - 08/10/2013, 22:34 WIB
Warga, Riska, memerhatikan  selebaran berisi informasi mengenai MRT yang akan dibangun di Jakarta saat menunggu bus di Jalan MH Thamrin  Jakarta Pusat, Senin (15/4/2013). PT MRT Jakarta memastikan akan segera memulai proyek transportasi massal untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.
 
KOMPAS/WISNU WIDIANTOROWarga, Riska, memerhatikan selebaran berisi informasi mengenai MRT yang akan dibangun di Jakarta saat menunggu bus di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Senin (15/4/2013). PT MRT Jakarta memastikan akan segera memulai proyek transportasi massal untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah warga pengguna layanan bus transjakarta mengatakan, boleh saja jalanan Jakarta bertambah macet selama pembangunan mass rapid transit (MRT). Namun, jalur bus transjakarta harus tetap steril dan lancar.

Purwadi (52), seorang karyawan di kawasan Jalan Sudirman, berharap agar pembangunan MRT bisa dijadikan momentum agar warga Jakarta bisa berpaling dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.

"Jalanan macet karena MRT harusnya jadi 'berkah', transjakarta jadi lebih baik. Orang pindah pakai transjakarta," ujarnya saat ditemui Kompas.com di kawasan Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2013).

Hal yang sama juga dilontarkan Said (46). Menurutnya, wajib hukumnya jalur bus transjakarta steril. Dia mengharapkan, selama pembangunan MRT, pengawasan dan penindakan di jalur bus transjakarta lebih ditingkatkan agar tak ada kendaraan non-bus transjakarta yang menyerobot busway.

"Pengguna transjakarta harus diperlakukan sebagai raja. Biarin saja yang lain kena macet, transjakarta harus lancar," harapnya.

Adapun Kris (49) meminta nantinya tidak ada lagi polisi lalu lintas yang mempersilakan kendaraan non-transjakarta masuk ke busway jika situasi macet. Hal ini menyebabkan busway tak kunjung steril dan pengguna transjakarta menderita.

"Enak aja dibuat situasi sama-sama kena macet. Yang di mobil cuma diisi satu atau dua orang enak-enakan di dalam, kita jadi pepes di dalam bus. Kapan mau maju Jakarta?" ujar Kris.

Pemancangan tiang pertama atau groundbreaking tahap pertama pembangunan MRT akan dimulai pada Kamis (10/10/2013). Groundbreaking itu akan dilaksanakan di Dukuh Atas, Jakarta Pusat. MRT tahap pertama akan dibangun di sepanjang Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia dengan rincian jalur layang dari Lebak Bulus hingga Sisimangaraja dan jalur bawah tanah dari Sisimangaraja ke Bundaran HI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nilai proyek MRT mencapai 1,5 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 17 triliun. Proyek itu diperkirakan selesai dalam lima tahun ke depan, yakni pada akhir Desember 2017, sehingga pada kuartal pertama 2018 diharapkan dapat mulai beroperasi.

Terdapat 13 stasiun sepanjang Lebak Bulus hingga Bundaran HI nanti. Tujuh di antaranya merupakan stasiun layang, yaitu di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sementara enam lainnya merupakan stasiun bawah tanah, yakni di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran HI.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Anies Datangi Rumah Duka Mertua SBY

Megapolitan
RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

Megapolitan
LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

Megapolitan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Megapolitan
Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Megapolitan
Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.