Kompas.com - 03/10/2016, 18:00 WIB
EditorEgidius Patnistik

KRL Jepang

Saat ini, hampir semua KRL di Jabodetabek merupakan kereta yang dibeli bekas dari sejumlah operator di Jepang.

Beberapa seri KRL yang beroperasi saat ini adalah 205, 203, 8000, 7000, dan i9000. Seri i9000 yang kerap disebut KfW merupakan satu-satunya KRL buatan PT Industri Kereta Api. Sayangnya, beberapa unit KfW masih diperbaiki produsennya.

Vice President Komunikasi Perusahaan PT KCJ Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya terus menambah jumlah kereta listrik. Tahun 2016 ada 60 KRL seri 6000 yang dibeli.

Tiket

Harga tiket KRL yang terjangkau membuat moda ini menjadi favorit penumpang sejak lama. Dari catatan Kompas, harga tiket KRL tahun 1977 adalah Rp 100.

Tarif KRL juga pernah mengikuti kelas pelayanan. Tahun 1995, tiket KRL ekonomi tanpa pendingin ruangan rute Bogor-Kota Rp 700. KRL Pakuan kelas bisnis non-AC bertarif Rp 2.000 untuk rute yang sama, sedangkan Pakuan AC Rp 3.500.

Tiket manual saat itu memungkinkan penumpang tanpa karcis. Tahun 1992, Kompas mencatat, ada 13.000 orang dari 28.000 penumpang per hari tidak membeli tiket.

Sistem tiket elektronik mulai diterapkan pada Juli 2013 bersamaan dengan tarif yang sesuai jarak tempuh.

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 3 Oktober 2016, di halaman 28 dengan judul "Putaran Roda KRL, Bonbon, hingga KfW".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan Banjir, Anies Sebut 'Trust Issue' Nomor Satu di Jakarta soal Biaya Hidup

Bukan Banjir, Anies Sebut "Trust Issue" Nomor Satu di Jakarta soal Biaya Hidup

Megapolitan
BERITA FOTO: Wajah Baru Pelabuhan Muara Angke yang Tak Lagi Becek dan Bau

BERITA FOTO: Wajah Baru Pelabuhan Muara Angke yang Tak Lagi Becek dan Bau

Megapolitan
Cerita Penumpang Transjakarta Antre Berjam-jam akibat Kebijakan Tap In-Tap Out

Cerita Penumpang Transjakarta Antre Berjam-jam akibat Kebijakan Tap In-Tap Out

Megapolitan
Tangga Rumah di Kramatjati Ambruk, Satu Penghuni Tewas Tertimpa Material

Tangga Rumah di Kramatjati Ambruk, Satu Penghuni Tewas Tertimpa Material

Megapolitan
Anies Ngaku Belum Pikirkan Pencapresan meski Sudah Dideklarasikan Nasdem: Waktunya Masih Panjang

Anies Ngaku Belum Pikirkan Pencapresan meski Sudah Dideklarasikan Nasdem: Waktunya Masih Panjang

Megapolitan
Kecelakaan Saat Lawan Arah di Bawah Flyover Ciputat, Seorang Pengendara Motor Tewas

Kecelakaan Saat Lawan Arah di Bawah Flyover Ciputat, Seorang Pengendara Motor Tewas

Megapolitan
Ungkap Alasan Jakarta Recycle Center Baru Direnovasi Belakangan, Anies: Kami Enggak Punya Duit

Ungkap Alasan Jakarta Recycle Center Baru Direnovasi Belakangan, Anies: Kami Enggak Punya Duit

Megapolitan
Korban KDRT Bisa Lapor ke SAPA 129 Selain ke Polisi, Begini Caranya

Korban KDRT Bisa Lapor ke SAPA 129 Selain ke Polisi, Begini Caranya

Megapolitan
Anies Belum Tuntaskan Masalah Banjir, Anggota DPRD DKI Berharap pada Pj Gubernur

Anies Belum Tuntaskan Masalah Banjir, Anggota DPRD DKI Berharap pada Pj Gubernur

Megapolitan
Toko Kue Milik Ruben Onsu di Cilandak Dibobol Maling, Pelaku Terekam CCTV

Toko Kue Milik Ruben Onsu di Cilandak Dibobol Maling, Pelaku Terekam CCTV

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Selatan Bulan Oktober

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Selatan Bulan Oktober

Megapolitan
Konvoi Bawa Senjata Tajam, 4 Remaja Ditangkap Tim Patroli Presisi di Bekasi

Konvoi Bawa Senjata Tajam, 4 Remaja Ditangkap Tim Patroli Presisi di Bekasi

Megapolitan
Beberapa Hari Lagi Lengser, Anies: Sekarang yang Dikejar Peresmian-peresmian Saja

Beberapa Hari Lagi Lengser, Anies: Sekarang yang Dikejar Peresmian-peresmian Saja

Megapolitan
Keseruan Anak-anak di Parade HUT TNI: Naik Kendaraan Tempur hingga Pakai Baju Loreng

Keseruan Anak-anak di Parade HUT TNI: Naik Kendaraan Tempur hingga Pakai Baju Loreng

Megapolitan
Ikut Di-'roasting' Mamat Alkatiri, Fadli Zon Tak Permasalahkan Dikritik dan Mengaku Terpingkal

Ikut Di-"roasting" Mamat Alkatiri, Fadli Zon Tak Permasalahkan Dikritik dan Mengaku Terpingkal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.