Kompas.com - 02/06/2017, 19:42 WIB
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi tengah memburu koordinator massa yang mendatangi rumah M (15) di Cipinang Muara, Jakarta Timur.

M merupakan korban persekusi dari sekelompok orang karena tulisan status yang dia unggah di akun media sosialnya.

"Ini masih kami dalami. Kami dalami pemeriksaan. Mudah-mudahan dalam waktu singkat kami bisa melakukan penangkapan," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6/2017).

Hendy menuturkan, mayoritas massa yang mendatangi rumah M merupakan anggota ormas tertentu.

"Berdasarkan pemeriksaan, FPI. Lalu, ada warga sekitar juga yang terprovokasi. Jadi ikut," kata Hendy.

(baca: Kapolda Metro: Pelaku Persekusi Bisa Dikenai Pasal Penculikan)

Kendati begitu, Hendy mengatakan masih akan mendalaminya. Menurut dia, timnya malam ini sedang bergerak mencari pelaku lainnya.

Dalam kasus persekusi tersebut polisi telah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Abdul Majid (22) dan Mat Husin alias Ucin (57).

Mereka dijerat Pasal 80 ayat 1 jo Pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

(baca: Gerak Cepat Polisi Tangani Persekusi Terhadap Seorang Remaja di Cipinang)

Video persekusi yang dilakukan sekelompok orang terhadap M (15) beredar luas di media sosial. Video berdurasi sekitar dua menit tersebut diduga terjadi di pos RW di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam video tersebut M dikerumuni oleh belasan orang yang diduga berasal dari ormas tertentu. Remaja berkacamata itu dituduh telah mengolok-olok suatu ormas beserta pimpinannya melalui postingan di media sosial.

Selain mendapat kekerasan secara verbal, remaja berusia 15 tahun tersebut tampak mendapat kekerasan fisik. Dia dipaksa meminta maaf dan mengakui perbuatannya. Bahkan, M diancam akan dilukai jika mengulangi perbuatan serupa.

Kompas TV Polda Metro Jaya Tangkap 3 Terduga Pelaku Intimidasi Anak
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Grebek Pejabat ASN Dinas Pendidikan Jakbar Selingkuh, Sang Istri Bakal Mengadu ke Wali Kota Jakbar

Grebek Pejabat ASN Dinas Pendidikan Jakbar Selingkuh, Sang Istri Bakal Mengadu ke Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Anies Diminta Hentikan Revitalisasi Halte yang Berpotensi Usik Visual Cagar Budaya

Anies Diminta Hentikan Revitalisasi Halte yang Berpotensi Usik Visual Cagar Budaya

Megapolitan
Wali Kota Idris: Perda Penyelenggaraan Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri

Wali Kota Idris: Perda Penyelenggaraan Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri

Megapolitan
Stok Vaksin Habis, Vaksinasi Dosis Empat bagi Nakes di Kabupaten Tangerang Jauh dari Target

Stok Vaksin Habis, Vaksinasi Dosis Empat bagi Nakes di Kabupaten Tangerang Jauh dari Target

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Luas Halte Bundaran HI Harus Bertambah, Mengikuti Kenaikan Jumlah Penumpang

Wagub DKI Sebut Luas Halte Bundaran HI Harus Bertambah, Mengikuti Kenaikan Jumlah Penumpang

Megapolitan
Seorang Perempuan di Cilandak Sudah 3 Kali Kehilangan Jemuran Pakaian Dalam, Aksi Pencurinya Terekam Ponsel

Seorang Perempuan di Cilandak Sudah 3 Kali Kehilangan Jemuran Pakaian Dalam, Aksi Pencurinya Terekam Ponsel

Megapolitan
Ratusan Massa Geruduk Balkot DKI untuk Tagih Janji Anies Cabut Pergub Penggusuran

Ratusan Massa Geruduk Balkot DKI untuk Tagih Janji Anies Cabut Pergub Penggusuran

Megapolitan
Remaja 14 Tahun di Kelapa Gading Diduga Diperkosa Kakak Adik Tetangganya

Remaja 14 Tahun di Kelapa Gading Diduga Diperkosa Kakak Adik Tetangganya

Megapolitan
Sopir Diduga Mengantuk, Truk Terguling lalu Tabrak Warung dan Pangkalan Ojek di Pamulang

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Terguling lalu Tabrak Warung dan Pangkalan Ojek di Pamulang

Megapolitan
Ada Demo Mahasiswa di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup Sementara

Ada Demo Mahasiswa di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup Sementara

Megapolitan
Bappeda Ungkap Alasan Penataan Ulang Trotoar Jalan Margonda Raya

Bappeda Ungkap Alasan Penataan Ulang Trotoar Jalan Margonda Raya

Megapolitan
Mes Karyawan di Cakung Kebakaran, Diduga akibat Korsleting pada Kipas Angin

Mes Karyawan di Cakung Kebakaran, Diduga akibat Korsleting pada Kipas Angin

Megapolitan
Air Tanah Jakut Tercemar Bakteri Berbahaya, Ahli Imbau Masyarakat Tak Bangun 'Septic Tank' Dekat Sumur

Air Tanah Jakut Tercemar Bakteri Berbahaya, Ahli Imbau Masyarakat Tak Bangun "Septic Tank" Dekat Sumur

Megapolitan
Halte Bundaran HI Tutup Pandangan ke Patung Selamat Datang, Wagub DKI: Perlu Jadi Perhatian

Halte Bundaran HI Tutup Pandangan ke Patung Selamat Datang, Wagub DKI: Perlu Jadi Perhatian

Megapolitan
Seorang Pria Curi Celana Dalam Wanita di Cilandak, Aksinya Terekam Kamera Ponsel Korban

Seorang Pria Curi Celana Dalam Wanita di Cilandak, Aksinya Terekam Kamera Ponsel Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.