Anggaran Kurang, Pemprov DKI Tak Bisa Ganti Rugi Tanah MRT Sesuai Putusan Pengadilan

Kompas.com - 07/07/2017, 20:40 WIB
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi saat di Pasar Melawai, Jakarta Srlatan, Rabu (22/3/2017). Kompas.com/Akhdi Martin PratamaWali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi saat di Pasar Melawai, Jakarta Srlatan, Rabu (22/3/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta tetap mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang mengabulkan sebagian permohonan enam pemilik lahan di Jalan Fatmawati.

Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan Pemprov DKI Jakarta tak punya cukup anggaran untuk memenuhi keputusan itu.

"Ya masalahnya anggaran kurang, kami enggak bisa ngikutin," kata Tri kepada Kompas.com, Jumat (7/7/2017).

Dalam putusan itu, Pemprov DKI Jakarta diwajibkan membayar Rp 60 juta per meter kepada pemilik lahan.

Pemprov sendiri sebenarnya sudah membebaskan sebagian besar lahan di ruas Jalan Fatmawati melalui appraisal pada akhir 2016 lalu dengan besaran sekitar Rp 33 juta per meter.

Baca: Demi Kepuasan Batin, Seorang Warga Gugat Proyek MRT Rp 1

Pihak penggugat yang sebenarnya menyetujui putusan ini, mempertanyakan langkah Pemprov DKI Jakarta yang tiba-tiba mengajukan memori kasasi tanpa melalui banding. Tri mengatakan itu merupakan kesepakatan dengan Mahkamah Agung (MA).

"Itu sudah langsung di MA sana," ujarnya.

Proyek MRT dengan konstruksi layang kini terhambat gugatan enam pemilik bidang itu. Lahan lainnya sudah dibayarkan dan sebagian lagi sedang proses konsinyasi.

Baca: Keluhan Warga yang Usahanya Sepi Sejak Ada Proyek MRT

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.