PKL Lokbin Kota Intan: Kenapa di Luar Banyak yang Dagang? Pak Sandi Harus Bertindak

Kompas.com - 31/12/2017, 19:35 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendengar keluhan pedagang di Lokbin Kota Intan, Minggu (31/12/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mendengar keluhan pedagang di Lokbin Kota Intan, Minggu (31/12/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Waryani, pedagang nasi goreng di Lokbin Kota Intan, menyampaikan keluhan soal sepinya pedagang ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Tak hanya mengeluh, Waryani juga menyampaikan permintaannya agar Sandiaga dan jajarannya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan secara liar di kawasan Kota Tua.

"Kenapa di luar banyak yang dagang? Bapak harus bertindak bagaimana yang di dalam (lokbin) ini bisa hidup," kata Waryani di Taman Kota Intan, Minggu (31/12/2017).

Waryani yang berjualan nasi goreng di depan Museum Wayang sejak 2001, sebenarnya bersyukur ia mendapat tempat resmi di Lokbin Kota Intan. Hanya saja, ia kecewa omzetnya justru terjun bebas sejak tiga bulan lalu ditempatkan di sana.


Baca juga : Sandiaga Akan Bersepeda ke Lokbin Taman Kota Intan Setiap Minggu

"Itu harus ditertibkan, supaya penglaris ke sini. Kalau yang di luar masih jualan ya pengunjung pasti lebih pilih yang sana," ujar Waryani.

Selain itu, beberapa pedagang lainnya minta agar akses belakang Taman Kota Intan dibuka untuk parkir. Dengan demikian, akan ada arus pengunjung ke Lokbin Kota Intan.

Mendengar usulan ini, Sandiaga meminta agar jajarannya mencari solusi dan berdialog dengan para pedagang. Sandiaga juga berjanji akan bersepeda tiap hari Minggu ke lokasi ini agar lebih memahami masalah pedagang.

Baca juga : Sandiaga Akan Bersepeda ke Lokbin Taman Kota Intan Setiap Minggu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedikitnya 13 Permukiman di Jakarta Timur Terendam Banjir

Sedikitnya 13 Permukiman di Jakarta Timur Terendam Banjir

Megapolitan
Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X