Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi - Kompas.com

Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Kompas.com - 23/02/2018, 10:20 WIB
Pada pekan pertama pemberlakuan ganjil genap, anggota Polri, Dishub, dan Satpol PP hanya membagikan brosur informasi ganjil genap kepada pengendara, Rabu (27/7/2016). Jessi Carina Pada pekan pertama pemberlakuan ganjil genap, anggota Polri, Dishub, dan Satpol PP hanya membagikan brosur informasi ganjil genap kepada pengendara, Rabu (27/7/2016).

BEKASI, KOMPAS.com - Rencana penerapan aturan ganjil genap bagi kendaraan yang akan masuk jalan tol arah Jakarta dari gerbang Tol Bekasi Timur dan Barat menimbulkan kekhawatiran akan kepadatan yang berpindah menuju jalan arteri, salah satunya Jalan Kalimalang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan menyampaikan, saat ini ruas Jalan Kalimalang dinilai kurang untuk menampung volume kendaraan dari arah Bekasi ke Jakarta maupun sebaliknya.

Ia berharap, pihak terkait dapat memaksimalkan keberadaan Tol Becakayu yang saat ini dimulai dari kawasan Jakasampurna sampai Kalimalang Cawang dan sebaliknya.

"Kalau bisa harga tol diturunkan, biar ramai. Karena masyarakat saat ini masih banyak yang enggan pakai tol Becakayu karena harganya," ujar Johan saat dihubungi, Kamis (22/2/2018).

Baca juga : Penjelasan Jasa Marga Soal Ganjil Genap di Tol Cikampek

Selain itu, ia memprediksi penerapan ganjil genap ini berimbas pada titik-titik simpul kemacetan di Kota Bekasi. Sebab, kemungkinan terjadi kepadatan saat pemilahan nomor ganjil-genap.

"Contohnya, untuk di pintu Tol Bekasi Timur itu warga kebanyakan datang dari utara, kawasan Bulak Kapal, harus naik jembatan dulu untuk menyeberang baru belok kanan menuju ke pintu tol. Nah saya tidak mau bila nantinya ada kepadatan di situ," ujar Johan.

Kondisi yang sama kemungkinan terjadi di sisi kawasan pintu Tol Bekasi Barat. Ia memprediksi, akan muncul kepadatan kendaraan di depan Giant dan Revo jika pemilahan diberlakukan di luar area tol. Ia pun berharap pemilahan nomor dilakukan di dalam tol.

Baca juga : Ini Alasan Ganjil Genap Diterapkan di Pintu Tol Bekasi Barat dan Timur

Johan juga menyampaikan, pihaknya siap melaksanakan peraturan pemilahan kendaraan ganjil genap ini.

Namun, ia berharap dukungan juga diberikan dari pihak pengelola tol untuk memperlancar arus lalu lintas tersebut.

"Tujuannya baik, memicu perpindahan dari mobil pribadi ke umum, tetapi masalah akan bertambah jika masyarakat enggan beralih," ucap Johan.

Johan memprediksi, ruas jalan yang akan terpengaruh kebijakan ini nanti yakni lalu lintas di jalur arteri, seperti di Jalan KH Noer Ali, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Sudirman, Jalan Ir H Djuanda, dan Jalan Mayor Hasibuan.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X