Panitia Untukmu Indonesia Sebut Pemprov DKI Izinkan Pembagian Sembako

Kompas.com - 08/05/2018, 11:24 WIB
Para warga mengantre sembako dalam acara Untukmu Indonesia di Lapangan Monas, Minggu (28/4/2018).KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D Para warga mengantre sembako dalam acara Untukmu Indonesia di Lapangan Monas, Minggu (28/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kuasa hukum Forum Untukmu Indonesia, Henry Indraguna, mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sudah mengetahui ada kegiatan bagi-bagi sembako dalam acara "Untukmu Indonesia" di Monas, Minggu (28/4/2018).

Rencana pembagian sembako sudah beberapa kali diberitahukan panitia acara.

"Ada fakta pada tanggal 26 April ada konferensi pers antara panitia dan ketua UPT Monas. Saat itu dibahas ada bagi-bagi sembako," ucap Henry kepada wartawan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (7/5/2018) malam.

Henry mengungkapkan, pada 23 April 2018 panitia Untukmu Indonesia juga menggelar rapat koordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, satpol PP, dan Transjakarta.


Baca juga: Panitia Untukmu Indonesia Pastikan Acara di Monas Kantongi Izin Pemprov DKI

 

Pertemuan tersebut salah satunya membahas klasifikasi pembagian sembako.

Kemudian pada 25 April, panitia menghadap Kepala Dinas Pariwisata yang diwakili sekretarisnya.

Pertemuan ini menyatakan pihak panitia harus membuat surat pernyataan acara bagi-bagi sembako.

Dave Revano, ketua panitian acara Untukmu Indonesia didampingi pengacara Henry Adiguna memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (7/5/2018) setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro JayaKompas.com/Setyo Adi Dave Revano, ketua panitian acara Untukmu Indonesia didampingi pengacara Henry Adiguna memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (7/5/2018) setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya

 

Menurut Henry, panitia sudah membuat surat pernyataan dan di dalamnya tertera panitia harus bertanggung jawab jika ada apa pun yang terjadi.

Kemudian, pada 26 April ada undangan untuk koordinasi di Biro Ops Polda Metro untuk berkoordinasi. Semua diundang, termasuk di dalamnya diberitahu bahwa salah satu acara tersebut adalah bagi-bagi sembako.

Baca juga: Diperiksa 8 Jam, Ketua Panitia Untukmu Indonesia Dicecar 25 Pertanyaan

"Finalnya pada 28 April, bila memang tidak disetujui atau ada pelanggaran perizinan, ada larangan dan acara dihentikan. Dari awal sampai akhir, tidak ada. Artinya secara tidak langsung menyetujui kegiatan pembagian sembako," ucap Henry.

Sebelumnya, acara Untukmu Indonesia digelar oleh Forum Untukmu Indonesia pada Sabtu (28/4/2018) lalu dan dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan, seperti pertunjukan seni, khitanan massal, doa lintas agama, dan pembagian sembako.

Keramaian acara tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas yang mengular di sekitar area lokasi kegiatan. Terakhir, akibat keramaian tersebut, dua pengunjung dilaporkan meninggal.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Megapolitan
Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

Megapolitan
Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

Megapolitan
DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

Megapolitan
Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

Megapolitan
Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Pikir-pikir untuk Banding

Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Pikir-pikir untuk Banding

Megapolitan
Jalan Ambles di Tegal Alur Sudah Satu Bulan Tak Diperbaiki

Jalan Ambles di Tegal Alur Sudah Satu Bulan Tak Diperbaiki

Megapolitan
Taman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara Dikerjakan secara Swadaya

Taman Betawi di Kolong Tol Meruya Utara Dikerjakan secara Swadaya

Megapolitan
Artis Jefri Nichol Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Artis Jefri Nichol Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Pengelola Toko yang Sediakan Plastik Sekali Pakai Akan Didenda Rp 25 Juta

Pengelola Toko yang Sediakan Plastik Sekali Pakai Akan Didenda Rp 25 Juta

Megapolitan
Kopral, Penjaga Perlintasan Rel Proyek Bekasi yang Jago Silat

Kopral, Penjaga Perlintasan Rel Proyek Bekasi yang Jago Silat

Megapolitan
Selain Kasus Kebakaran, Pemadam Juga Kebanjiran Permintaan Evakuasi Hewan

Selain Kasus Kebakaran, Pemadam Juga Kebanjiran Permintaan Evakuasi Hewan

Megapolitan
Gus Miftah Minta Izin ke Anies untuk Ceramah di Kelab-kelab Malam Jakarta

Gus Miftah Minta Izin ke Anies untuk Ceramah di Kelab-kelab Malam Jakarta

Megapolitan
Close Ads X