Bangun Skybridge di Tanah Abang, DKI Akan Lobi Polisi dan KAI

Kompas.com - 08/05/2018, 17:35 WIB
Parkiran Blok G Tanah Abang yang akan dijadikan lokasi relokasi sementara bagi pedagang Blok G. Pemprov DKI sebelumnya berencana memindahkan para pedagang ke parkiran Blok F. Namun, usulan tersebut ditolak para pedagang, Kamis (26/4/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAParkiran Blok G Tanah Abang yang akan dijadikan lokasi relokasi sementara bagi pedagang Blok G. Pemprov DKI sebelumnya berencana memindahkan para pedagang ke parkiran Blok F. Namun, usulan tersebut ditolak para pedagang, Kamis (26/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya bakal melobi kepolisian dan PT KAI demi meloloskan rencana pembangunan skybridge di Tanah Abang.

Sandiaga mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan pertemuan dengan pihak Polda Metro Jaya.

"Sudah (dijadwalkan). Saya nanti lihat di dinas teknis ini sudah sangat teknis di bawah langsung sudah bekerja dan kita koordinasi," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Selain dengan polisi, Sandiaga mengaku juga sudah berkoordinasi dengan PT KAI. Sebab, skybridge akan membentang dari Stasiun Tanah Abang ke Blok G.

Baca juga : Skybridge Tanah Abang Akan Dibangun Setelah Penetapan APBD-P 2018

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/5/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/5/2018).
"Kami sudah berkoordinasi (dengan PT KAI). Kami tentunya (juga) harus koordinasi sama polisi. Dan ini kan demi kepentingan masyarakat," ujar Sandiaga.

Baca juga : Desain Skybridge Tanah Abang Tunggu Persetujuan Anies

Dalam penataan Tanah Abang tahap pertama, DKI menerima kritik dari Polda Metro Jaya lantaran menutup Jalan Jatibaru untuk pedagang kaki lima tanpa melibatkan kepolisian.

Adapun pembangunan skybridge yang jadi penataan tahap kedua ini ditargetkan bakal dimulai setelah Lebaran 2018. Desain dan pendanaannya belum bisa dipastikan.

Baca juga : Skybridge Tanah Abang Senilai Rp 50 Miliar untuk PKL dan Pejalan Kaki

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Megapolitan
Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Megapolitan
Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Megapolitan
Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Megapolitan
BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X