Dari Musik sampai Politik, Peristiwa Bersejarah di GBK

Kompas.com - 11/07/2018, 09:07 WIB
Wajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018. Dokumentasi Adhi KaryaWajah baru Stadion Utama GBK Senayan Jakarta yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Januari 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski dibangun untuk perhelatan olahraga Asian Games 1962 dengan berbagai arenanya, Gelora Bung Karno berkembang menjadi lokasi untuk banyak kepentingan publik mulai dari seni budaya, perdagangan, keagamaan, sosial, hingga urusan politik.

Dikutip dari buku Dari Gelora Bung Karno ke Gelora Bung Karno (2004), Julius Pour menulis pemain sepakbola legendaris Pele muncul di Stadion Utama pada 21 Juni 1972 untuk menunjukkan kebolehannya dalam laga persahabatan Santos melawan PSSI.

Ia kembali lagi pada 10 Desember 1973 untuk melatih siswa Yayasan Sekolah Sepakbola di Stadion Utama, namun akhirnya batal karena ia jatuh sakit saat di Jakarta.

Tak hanya Pele, bintang sepak bola kenamaan asal belanda Johan Cruyff mempersembahkan penampilan terakhirnya di Stadion Utama pada 25 Mei 1984 sebelum mengundurkan diri.

Baca juga: Pembangunan GBK yang Sempat Ditolak Gubernur Jakarta...

Pada 20 Oktober 1973, Mohammad Ali menang 12 ronde melawan Rudi Lubbers di Stadion Utama dalam pertarungan tinju kelas berat dunia.

Penyelenggara acara sempat mengundang pawang hujan dari Aceh, Banten, Jawa Timur, dan Maluku untuk mensukseskan acara ini.

Kelompok penerjun wanita dari Amerika Serikat antara lain Misty Blues dan Chutin’ Star juga pernah beratraksi di Stadion Utama pada 20 September 1990.

Pertunjukan adu banteng bahkan pernah digelar pada 27 April 1969 dengan menampilkan bintang matador José Cortez.

Ilusionis legendaris David Copperfield pernah menunjukkan kebolehannya ‘menipu’ penonton di Istora Senayan pada 17-20 September 1993. Pada Juni 1996, Copperfield kembali tampil menyihir di Istora.

Baca juga: Perubahan dan Asal Usul Nama Gelora Bung Karno

Konser musik

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan Selama Sebulan, Empat Kafe dan Satu Warnet di Bekasi Disegel

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan Selama Sebulan, Empat Kafe dan Satu Warnet di Bekasi Disegel

Megapolitan
Viral, Video Sekelompok Pemuda Ngebut Naik Motor Sambil Bawa Celurit di Bekasi

Viral, Video Sekelompok Pemuda Ngebut Naik Motor Sambil Bawa Celurit di Bekasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Ringan Siang Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Ringan Siang Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Megapolitan
Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Megapolitan
Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Megapolitan
Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Megapolitan
Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Megapolitan
UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Megapolitan
13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Megapolitan
Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Megapolitan
Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Megapolitan
Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Sudah 13 Hari, Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Kelas I Tangerang Belum Juga Ditemukan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X