Hujan Deras, Jalan di Depok Digenangi Air

Kompas.com - 23/11/2018, 23:21 WIB
Genangan Underpass Jembatan Dipo, Depok, Jumat (23/11/2018). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA Genangan Underpass Jembatan Dipo, Depok, Jumat (23/11/2018).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Sejumlah ruas jalan di kawasan Depok digenangi air setelah hujan deras pada Jumat (23/11/2018) sore.

Akibat genangan tersebut, sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan, salah satunya di Underpass Jembatan Dipo.

Baca juga: Ini Wilayah di Jakbar yang Rawan Genangan saat Musim Hujan

Berdasarkan pengamatan Kompas.com pukul 20.30, ketinggian air genangan di sana mencapai atas mata kaki orang dewasa.

Akibatnya, beberapa pengendara motor memilih berputar balik. Lalu lintas di lokasi pun padat.

Kendati demikian, genangan tersebut masih bisa ditembus kendaraan roda empat dan roda dua.

Genangan juga terjadi di Jalan Taman Duta, Kelurahan Cisalak, Sukmajaya. Ketinggian air genangan di sana mencapai betis orang dewasa.

Daerah tersebut memang kerap kali menjadi langganan banjir. Terlihat kendaraan yang menembus genangan meski dalam kecepatan rendah.

Genangan juga ditemui di beberapa titik di Jalan Bukit Cengkeh, Kelurahan Tugu, Cimanggis.

Baca juga: Ini Titik Rawan Genangan di Bekasi dan Berpotensi Hambat Lalu Lintas

Saat Kompas.com melintas melalui Komjen Yasin, Kelapa Dua, Depok mengarah ke Jakarta, terpantau lalu lintas padat.

Hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 15.00 WIB.

Beberapa petugas kepolisian Polresta Depok pun tampak mengatur lalu lintas di titik genangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Seribu Alasan Pengendara Motor yang Naik JPO Dekat Sudinhub Jakut...

Seribu Alasan Pengendara Motor yang Naik JPO Dekat Sudinhub Jakut...

Megapolitan
CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

CPNS Pemprov DKI, Dua Formasi Ini Masih Belum Ada Pelamar

Megapolitan
Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Hingga 20 November 2019, 18.876 Orang Daftar CPNS Pemprov DKI

Megapolitan
Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Polisi Tetapkan Seorang Tersangka Bentrok FBR dan PP

Megapolitan
Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Jelang Kampanye Pilkades, Kapolresta Tangerang Ancam Bakal Proses Hukum Pelaku Kampanye Hitam

Megapolitan
Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Nunung kepada Majelis Hakim: Saya Sangat Salah dan Menyesali Perbuatan

Megapolitan
Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Mikrotrans Jak Lingko 80 Layani Rute Rawa Buaya sampai Rawa Kompeni

Megapolitan
Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Bobol Showroom Motor, Dua Pencuri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X