Lion Air Pindahkan Posko Keluarga Korban JT 610 ke Hotel Ibis Slipi

Kompas.com - 24/01/2019, 07:01 WIB
Keluarga korban Lion Air JT 610 registrasi PK LQP yang masih bertahan di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur meminta tuntutannya dipenuhi sebelum keluar dari hotel. Rabu (23/1/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaKeluarga korban Lion Air JT 610 registrasi PK LQP yang masih bertahan di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur meminta tuntutannya dipenuhi sebelum keluar dari hotel. Rabu (23/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Lion Air memindahkan posko keluarga penumpang jatuhnya pesawat JT-610 registrasi PK-LQP dari Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur ke Hotel Ibis Slipi, Jakarta Barat per hari ini, Kamis (24/1/2019).

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyebutkan, pihaknya telah menginformasikan hal tersebut ke keluarga korban sejak Rabu (16/1/2019) silam.

Baca juga: Lion Air: Keluarga Korban Lion Air JT 610 Hanya Dipindahkan Poskonya

"Perpindahan posko tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan untuk pelayanan notaris dan konsultasi dokumen perlengkapan asuransi yang melayani ahli waris dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB," jelas Danang dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Rabu (23/1/2019) malam.

Ia turut menambahkan, pihaknya tetap memberikan bantuan akomodasi dan transportasi bagi keluarga 64 korban belum teridentifikasi yang sedang menunggu hasil pemeriksaan tulang belulang yang didapat Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ketika menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT-610 di dasar laut.

"Lion Air juga masih menyediakan layanan pendampingan kepada pihak keluarga," kata Danang. 

Sebelumnya, pada Rabu siang kemarin, keluarga korban Lion Air JT-610 diminta meninggalkan Hotel Ibis Cawang oleh pihak hotel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka diharuskan untuk meninggalkan hotel hingga pukul 12.00 WIB siang kemarin.

Baca juga: Diminta Keluar dari Hotel, Keluarga Korban Lion Air JT 610 Protes

Hal ini kemudian menimbulkan protes oleh 50 orang keluarga korban yang masih bertahan di hotel tersebut karena tidak adanya pendampingan dari Lion Air saat mereka diminta untuk check out.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Megapolitan
Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Megapolitan
Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Megapolitan
UPDATE: Tambah 315 Kasus di Kota Tangerang, 5.249 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 315 Kasus di Kota Tangerang, 5.249 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: 1.024 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 29 Pasien Meninggal

UPDATE: 1.024 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 29 Pasien Meninggal

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Megapolitan
UPDATE: 279 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 7 Pasien Meninggal

UPDATE: 279 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Bekasi, 7 Pasien Meninggal

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Jakarta Capai Target Lebih Cepat dari Rencana Jokowi

Vaksinasi Covid-19 Jakarta Capai Target Lebih Cepat dari Rencana Jokowi

Megapolitan
Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Megapolitan
Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X