Penutup Saluran Kerap Dicuri, Pemkot Depok Kini Gunakan Penutup Berbahan Fiber

Kompas.com - 13/02/2019, 09:59 WIB
Saluran air dibiarkan terbuka di trotoar Jalan Margonda, Depok. Foto diambil Selasa (21/8/2018).Kompas.com/Cynthia Lova Saluran air dibiarkan terbuka di trotoar Jalan Margonda, Depok. Foto diambil Selasa (21/8/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok akan menggunakan bahan fiber untuk menutup saluran air di Margonda. Soalnya, penutup yang selama ini berbahan besi kerap kali hilang dicuri orang.

“Hampir 60 persen (penutup) tali air sepanjang Margonda hilang, dan itu yang diganti dengan bahan fiber,” kata Kepala Dinas PUPR Depok, Manto Djorjghi, Rabu (13/2/2019).

Manto menilai bahan fiber lebih aman dari aksi pencurian ketimbang menggunakan penutup berbahan besi. Pemasangan penutup berbahan fiber lebih kuat sehingga sulit dicuri orang.

“Beberapa kali dipasang grill berbahan besi, namun selalu hilang. Jadi kami alihkan ke bahan fiber, dipastikan tidak akan hilang,”ucap Manto.

Baca juga: Jalan Margonda di Depok Hanya Macet saat Akhir Pekan, Ini Penyebabnya

Meski penutup saluran air dengan bahan fiber harganya lebih mahal dibandingkan besi, fiber dipastikan sangat sulit untuk dicuri. Satu gril berbahan fiber harganya Rp 700.000, harga ini dua kali lipat dari grill pada umumnya yang berbahan besi.

“Meski mahal, fiber ini lebih awet, antikarat dan antipencurian,” kata dia.

Manto mengatakan, grill bahan fiber yang saat ini sudah terpasang merupakan pengadaan tahun anggaran 2018.

“Tahun ini akan kami adakan lagi sesuai kebutuhan di lapangan, untuk tahun lalu jumlahnya 75 unit, dan saat ini sedang berjalan pemasangan grill yang hilang,” kata dia.

Manto enggan menyebutkan secara detail berapa keseluruhan anggaran yang dibutuhkan untuk pemasangan penutup saluran berjenis fiber tersebut. Ia menyebutkan, tahun 2019 ini ada aggaran bidang pemeliharaan jalan djn Jembatan Dinas PUPR kurang lebih 6,4 miliar  untuk membiayai 16 kegiatan yang salah satunya digunakan untuk memasang fiber sebagai penutup saluran.

“Nantinya akan dihitung berdasarkan kebutuhan di lapangan dan untuk cadangan baru bisa kelihatan berapa yang dibutuhkan,” ucap Manto.

Ia berharap, dengan digantinya bahan fiber, tidak ada lagi laporan penutup air yang hilang.

Tidak adanya penutup saluran air di trototar mengakibatkan saluran air mampat karena sampah masuk ke saluran air.



Terkini Lainnya

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Megapolitan
Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Edukasi
Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Regional
Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Megapolitan
Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Jadi Tersangka, Sofyan Basir Diduga Menerima Janji Fee Terkait Proyek PLTU Riau-1

Nasional
Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Golkar Babel Laporkan Dugaan Manipulasi Data Pemilu ke Bawaslu

Regional
Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Selandia Baru: Belum Ada Intelijen Hubungan Serangan Bom Sri Lanka dengan Teror Christchurch

Internasional
Lagi, Petugas KPPS di Bekasi Meninggal Dunia akibat Kelelahan

Lagi, Petugas KPPS di Bekasi Meninggal Dunia akibat Kelelahan

Megapolitan
Sebulan Beroperasi, Metrotrans Terintegrasi MRT Dukuh Atas Masih Sepi Peminat

Sebulan Beroperasi, Metrotrans Terintegrasi MRT Dukuh Atas Masih Sepi Peminat

Megapolitan
Bertemu Sekjen Parpol Koalisi, Sandiaga Konsolidasikan Pusat Pengumpulan Formulur C1

Bertemu Sekjen Parpol Koalisi, Sandiaga Konsolidasikan Pusat Pengumpulan Formulur C1

Nasional
Divonis Mati, Sari Pembunuh Mantan Jurnalis Dufi Menangis

Divonis Mati, Sari Pembunuh Mantan Jurnalis Dufi Menangis

Regional
Anies: Swasta Sediakan RTH, Dapat Diskon PBB 50 Persen

Anies: Swasta Sediakan RTH, Dapat Diskon PBB 50 Persen

Megapolitan
Sri Mulyani: Presiden Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2020 Tembus 5,6 Persen

Sri Mulyani: Presiden Berharap Pertumbuhan Ekonomi 2020 Tembus 5,6 Persen

Nasional
Pantau Rekapitulasi di Penjaringan, Sandi: Ini Bukan soal Menang atau Kalah

Pantau Rekapitulasi di Penjaringan, Sandi: Ini Bukan soal Menang atau Kalah

Megapolitan
Bocah Fikri yang Hanyut Belum Ditemukan, Petugas Terkendala Arus Deras Ciliwung

Bocah Fikri yang Hanyut Belum Ditemukan, Petugas Terkendala Arus Deras Ciliwung

Megapolitan

Close Ads X