Kompas.com - 21/03/2019, 12:28 WIB
Para pedagang pasar blok A untuk sementara direlokasi di belakang Pasar Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019) KOMPAS.com - Walda MarisonPara pedagang pasar blok A untuk sementara direlokasi di belakang Pasar Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pedagang Pasar Blok A berharap bisa direlokasi sementara ke salah satu lokasi di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Lahan tersebut merupakan kepemilikan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, pihaknya telah berdiskusi dengan Bank BRI untuk meminjam lahan tersebut sebagai relokasi pedagang. 

Baca juga: Kisah Pedagang Korban Kebakaran Pasar Blok A, Sepi Pembeli hingga Batal Relokasi

"Mereka pedagang masih berharap di kawasan BRI, makanya kami kemarin sudah ketemu manajamen BRI. Kalau memang diizinkan, kami mau bangun (relokasi sementara) di sana selama satu tahun," ujar Arief saat ditemui di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).

Lokasi lahan tersebut berada di Jalan Raya Fatmawati, tepatnya dekat Pasar Cipete, Jakarta Selatan.

Para pedagang memilih lokasi tersebut karena tidak terlalu jauh dari tempat berdagang sebelumnya.

Baca juga: Direlokasi ke Gang Sempit, Pedagang Pasar Blok A Mengaku Sepi Pembeli

Pihaknya sempat menawarkan beberapa opsi penampungan pedagang sementara, seperti di Pasar Blok A yang terbakar.

Namun, lanjut dia, pedagang enggan berdagang di sana. 

"Pedagang enggak mau (berdagang) di tempat kebakaran lama, karena sudah trauma. Ya sudah kami balikin kepada pedagang supaya mereka confidence jualan," katanya.

Baca juga: Pedagang Korban Kebakaran Pasar Blok A Batal Direlokasi ke Los D

Selain itu, pihaknya juga menawarkan relokasi di kawasan Radio Dalam.

Namun, para pedagang tetap berharap dapat direlokasi ke kawasan Fatmawati. 

"Mereka sudah tertarik sama Radio Dalam, tetapi tetap berharap BRI meminjamkan lahannya di Fatmawati," ujar Arief. 

Baca juga: Korban Kebakaran Pasar Blok A Akan Dapat Uang Ganti Rugi Sesuai Tempat Berjualan

Hingga saat ini, ratusan pedagang masih berjualan di sepanjang jalan kecil belakang lahan pembangunan Pasar Blok A. Sebelumnya, kebakaran melahap habis Pasar Blok A, Jakarta Selatan pada 6 Maret 2019. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Sejumlah Titik di Tegal Alur Masih Banjir, Penyedotan Air Dilakukan di Malam Hari

Megapolitan
Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Dari 1.000 KK, Hanya 15 Keluarga Korban Banjir di Kecamatan Benda yang Mengungsi

Megapolitan
Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Pertanyakan Progres Laporannya, Korban Penipuan Apartemen di Jaksel Datangi Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Pihak Kecamatan Benda Dirikan Dapur Umum bagi Warga Terdampak Banjir

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Kasus Omicron di Jakarta Hampir 1.000, Wagub DKI Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah jika Tak Mendesak

Megapolitan
Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Habiskan Stok Lama, Pedagang di Pasar Slipi Masih Jual Minyak Goreng Rp 20.000 Per Liter

Megapolitan
Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Dari 517 Pasien Covid-19 Varian Omicron di Wisma Atlet, Tak Ada Kasus Kematian

Megapolitan
Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di Tanjung Duren Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Megapolitan
Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Sempat Mengelak, Pelaku Akhirnya Mengaku Cabuli Bocah Setelah Hasil Visum Keluar

Megapolitan
Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Warga Rangkapan Jaya Depok Temukan Jenazah Lansia di Kebun Belimbing

Megapolitan
Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Anggota Satlantas Jaktim Dilarikan ke RS Polri akibat Ditabrak Pemotor di Simpang PGC

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Komplotan Pencuri Beraksi di Komplek Deplu, Gasak 5 Spion Mobil Milik Warga

Megapolitan
Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Sempat Buron, Tiga Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Puluhan Kilogram Gulungan Kulit Kabel Ditemukan di Saluran Air Jalan Bungur Raya

Megapolitan
Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Suami Bunuh Istri di Duren Sawit, Korban Ditemukan oleh Adiknya yang Tidur di Dekatnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.