Fakta Sidang Keenam Ratna Sarumpaet: Di Balik Jumpa Pers Prabowo, Kronologi Kebohongan, dan Kesaksian Nanik S Deyang

Kompas.com - 03/04/2019, 11:04 WIB
Terdakwa Kasus Penyebaran Berita Bohong atau Hoaks Ratna Sarumpaet Memberikan Keterangan Ke Media di Depan Rutan Mapolda Metro Jaya pada Selasa (2/4/2019) KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARITerdakwa Kasus Penyebaran Berita Bohong atau Hoaks Ratna Sarumpaet Memberikan Keterangan Ke Media di Depan Rutan Mapolda Metro Jaya pada Selasa (2/4/2019)

"Beliau bilang dipukuli dua orang laki-laki di Bandung," ujar dia.

Saksi lain bernama Saharudin mengaku, diminta Ratna untuk tidak menceritakan perihal penganiayaan tersebut kepada anak dan keluarga Ratna.

"Di kamar, kakak (panggilan untuk Ratna Sarumpaet) tiba-tiba duduk di sudut kamar dan mengaku kalau dipukuli dua orang di Bandung. Kata Kakak, jangan ceritakan ini kepada keluarga dan anak-anak," kata Saharudin, di persidangan.

Pele seorang saksi yang juga karyawan Ratna sempat menyarankan Ratna untuk lapor ke polisi terkait penganiayaan tersebut.

"Sudah kami sarankan, 'Kenapa tidak lapor polisi?'. Pada saat itu, beliau juga masih jadi tersangka di kasus makar. Jadi, ada rasa tidak percaya pada kepolisian," papar Pele.

Baca juga: Tangis Ratna Sarumpaet Pecah Saat Timses Prabowo Bersaksi di Pengadilan

Dari kesaksian Ahmad Rubangi diketahui Ratna baru mengakui kebohongannya pada 3 Oktober 2018 jelang gelar jumpa pers.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ratna disebut mengakui kebohongan tersebut pada tiga orang stafnya sambil menangis.

Saharudin menyampaikan, penyebab Ratna mengakui kebohongannya setelah ia mendapatkan informasi adanya dokumen pdf yang dibuat Polda Metro Jaya pada 3 Oktober 2018.

File pdf tersebut didapatkan Saharudin dan Ratna dari seseoran bernama Siane.

"Isinya tentang penyelidikan dari pihak kepolisian bahwa ada foto-foto Kakak (Ratna) di rumah sakit," jawab Saharudin, kepada majelis hakim.

Setelah mendapatkan file tersebut Saharudin menyebutkan, Ratna memerintahkannya untuk segera menggelar jumpa pers di rumahnya pada pukul 15.00 WIB.

3. Kesaksian Nanik S Deyang

Wakil Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang turut memberikan kesaksiannya atas kasus Ratna Sarumpaet.

Dalam pengakuan Nanik, ia dan Fadli Zon mengetahui kabar penganiayaan Ratna pada 2 Oktober 2018, saat sedang rapat Tim BPN Prabowo-Sandiaga.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Megapolitan
Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Megapolitan
LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

Megapolitan
Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Megapolitan
UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Megapolitan
Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Minta Buruh Tak Lagi Demonstrasi, Wagub DKI: Kewenangan UMP Bukan di Pemprov

Megapolitan
Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Kios di Joglo Dibangun dari Limbah, Akan Dipakai untuk Jual Produk UMKM Warga Setempat

Megapolitan
Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Tawuran Pelajar Terjadi di Pinang Tangerang, Polisi: Langsung Dibubarkan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.