Mereka yang Senang dan Berduka di Balik Diskon Giant Cinere...

Kompas.com - 27/06/2019, 20:53 WIB
Suasana di Giant Cinere Mall, Jawa Barat saat diskon besar-besaran digelar, Jumat (27/6/2019). KOMPAS.com/ Walda MarisonSuasana di Giant Cinere Mall, Jawa Barat saat diskon besar-besaran digelar, Jumat (27/6/2019).
|

"Saya juga baru tahu dari tetangga kalau Giant barang-barangnya lagi murah. Katanya karena mau tutup. Ternyata benar. Ya senanglah namanya juga beli murah," kata Firda saat ditemui Kompas.com, Kamis. 

Baca juga: 20 Tahun Jadi Juru Parkir, Amrullah Galau Giant Mampang Ditutup

Harga yang ditawarkan pun terbilang murah. Untuk susu anak, kata dia, dibanderol dengan harga Rp 80.000

"Ya lumayan. Biasanya susu anak bisa Rp 100.000, tetapi ini diskon 20 persen jadi dapat Rp 80.000-an," kata dia lagi. 

"Ini saya mau lihat beras diskon gede atau enggak, kalau diskon gede ya mau beli," ucap dia.

Begitu pula dengan Atik (60). Dia mengeluh karena bumbu masak yang dia cari telah habis.

"Ini saya mau cari Saori yang saus itu, tetapi sudah habis. Mau cari kecap juga sudah tinggal sedikit," kata dia.

Nampaknya, Atik tidak tahu jika diskon besar-besaran diberikan karena Giant akan tutup. Dia bahkan meminta pihak Giant menstok barang yang diberi diskon.

"Aturan mah kalau mau kasih diskon barangnya dibanyakin. Biar enggak kehabisan kaya begini," ucap Atik. 

Dia lantas kaget ketika Kompas.com memberitahu bahwa diskon besar-besaran ini diberikan lantaran Giant mau tutup tanggal 28 Juli.


Di balik mereka yang merasa diuntungkan karena diskon tersebut, ada pegawai Giant yang berduka karena kehilangan pekerjaannya. 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
Jaksel Kembali Zona Merah, Wali Kota: Kalau Cuma Nongkrong di Warung Kopi, Jangan Dulu Deh

Jaksel Kembali Zona Merah, Wali Kota: Kalau Cuma Nongkrong di Warung Kopi, Jangan Dulu Deh

Megapolitan
Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada Tangsel, Benyamin: Nomor Keberuntungan

Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada Tangsel, Benyamin: Nomor Keberuntungan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X