Kompas.com - 30/07/2019, 17:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas pemberlakuan ganjil genap sebagai langkah darurat untuk mengurangi pencemaran udara di Ibu Kota.

"Ganjil genap diperluas. Memang ekstrem dan pasti banyak yang mengeluh. Tapi ini kan alasannya kuat," kata pegiat lingkungan hidup Walhi Dwi Sawung saat dihubungi, Selasa (30/7/2019), seperti dikutip Antara.

Saran tersebut didasarkan pada kualitas udara di Jakarta yang dalam beberapa hari terakhir tercatat terburuk di dunia.

Baca juga: Anies: Hari Ini hanya 23 Persen Warga DKI Jakarta yang Gunakan Transportasi Umum

Pada hari ini masih dinilai tidak sehat dengan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 74 ug/m3 berdasarkan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara.

Sawung mengatakan, kebijakan tersebut memang tidak populer, tetapi ia menilai perluasan penerapan ganjil genap dapat memaksa masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan sehingga mampu sedikit mengurangi pencemaran udara di Jakarta.

"Lumayan, tetapi tidak terlalu besar (penurunannya)," jelasnya.

Baca juga: Anies Curiga Polusi Udara Jakarta Disebabkan Kendaraan Berat

Pegiat lingkungan hidup tersebut mencontohkan, pemberlakuan ganjil genap yang diterapkan saat penyelenggaraan Asian Games 2017.

Ia menilai, pemberlakuan ganjil genap tersebut cukup efektif untuk menurunkan tingkat polusi udara di Jakarta.

"Tahun lalu kalau misal enggak ada ganjil genap yang diperluas, itu sama parahnya dengan tahun ini," katanya.

Baca juga: Walhi Nilai Pemprov Lamban Atasi Polusi Udara di Jakarta

Karena itu, langkah darurat yang perlu dilakukan Pemprov DKI adalah memperluas pemberlakuan ganjil genap tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Antara


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Sepeda Sering Diterobos, 'Stick Cone' Dianggap Tak Ampuh Cegah Pengendara

Jalur Sepeda Sering Diterobos, "Stick Cone" Dianggap Tak Ampuh Cegah Pengendara

Megapolitan
Pelebaran Trotoar Disebut Sebabkan Kemacetan, Pemprov DKI: Jalan Kaki agar Tak Macet!

Pelebaran Trotoar Disebut Sebabkan Kemacetan, Pemprov DKI: Jalan Kaki agar Tak Macet!

Megapolitan
2 Sekolah Akan Dimerger, Nama Tetap SDN Pondok Cina 1, tapi Pakai Gedung SDN Pondok Cina 5

2 Sekolah Akan Dimerger, Nama Tetap SDN Pondok Cina 1, tapi Pakai Gedung SDN Pondok Cina 5

Megapolitan
Ekonom Sebut Kenaikan UMP DKI 2023 Seharusnya 10,55 Persen Sesuai Usulan Buruh, Ini Alasannya

Ekonom Sebut Kenaikan UMP DKI 2023 Seharusnya 10,55 Persen Sesuai Usulan Buruh, Ini Alasannya

Megapolitan
Diduga Cabuli Bocah di Kamar Mandi, Pria Disabilitas Mengaku Hanya Memandikan Korban

Diduga Cabuli Bocah di Kamar Mandi, Pria Disabilitas Mengaku Hanya Memandikan Korban

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara, Tentukan Status Kasus Konten 'Prank' Baim Wong-Paula

Polisi Akan Gelar Perkara, Tentukan Status Kasus Konten "Prank" Baim Wong-Paula

Megapolitan
2 Pencuri Motor Bersenjata Api Tepergok Warga Saat Beraksi di Tangerang

2 Pencuri Motor Bersenjata Api Tepergok Warga Saat Beraksi di Tangerang

Megapolitan
Bandelnya Masyarakat yang Masih Suka Membuang Minyak Jelantah Sembarangan

Bandelnya Masyarakat yang Masih Suka Membuang Minyak Jelantah Sembarangan

Megapolitan
Pengendara Makin Berani Caplok Jalur Sepeda sejak Tilang Manual Dihapus

Pengendara Makin Berani Caplok Jalur Sepeda sejak Tilang Manual Dihapus

Megapolitan
Hendak Berangkat Kerja, Paspampres di Bekasi Kaget Motornya Raib Digondol Maling

Hendak Berangkat Kerja, Paspampres di Bekasi Kaget Motornya Raib Digondol Maling

Megapolitan
Direksi Jakpro Dirombak Habis, Komisi B DPRD DKI: Ini Cuci Gudang

Direksi Jakpro Dirombak Habis, Komisi B DPRD DKI: Ini Cuci Gudang

Megapolitan
TNI AU Kirim Alat Sonar Cari Pilot Helikopter Polri yang Jatuh di Bangka Belitung

TNI AU Kirim Alat Sonar Cari Pilot Helikopter Polri yang Jatuh di Bangka Belitung

Megapolitan
IRT di Tangerang Sempat Belanja 'Online' Beberapa Menit Sebelum Bakar Diri

IRT di Tangerang Sempat Belanja "Online" Beberapa Menit Sebelum Bakar Diri

Megapolitan
Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp 100 Miliar untuk PT MRT Jakarta Akuisisi KCI

Pemprov DKI Alokasikan Anggaran Rp 100 Miliar untuk PT MRT Jakarta Akuisisi KCI

Megapolitan
Said Iqbal: Memalukan, Kenaikan UMP 2023 di Ibu Kota Lebih Rendah dari Majalengka hingga Subang

Said Iqbal: Memalukan, Kenaikan UMP 2023 di Ibu Kota Lebih Rendah dari Majalengka hingga Subang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.