Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Kompas.com - 25/08/2019, 15:30 WIB
Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Kantor DPW PSI, Tanah Abang, Senin (15/7/2019) RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Kantor DPW PSI, Tanah Abang, Senin (15/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih periode 2019-2024 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) wajib melaporkan kinerjanya setiap hari.

Laporan kinerja ini akan diunggah di aplikasi dan website PSI agar bisa diakses masyarakat.

"Kita nanti ada time list secara acak akan unggah di aplikasi solidaritas termasuk website. Sehingga warga DKI yang sudah bayar pajak tahu betul anggota dewan yang mereka pilih hari ini kerja apa," ucap Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta Rian Ernest, di Hotel Novotel, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (25/8/2019).

Baca juga: PSI: Pin Emas untuk Anggota DPRD DKI Pemborosan Anggaran

Time list ini dibentuk dalam catatan dengan format tulisan 4 hingga 5 baris yang berisi aktifitas Anggota DPRD DKI dari PSI.

Dengan adanya time list masyarakat bisa mengetahui kinerja wakil rakyat dari PSI.

"PSI percaya bahwa sistem itu sebenarnya akan membantu masalah ini jadi di PSI kami akan ada kewajiban setiap anggota DPRD setiap hari melaporkan time-list pekerjaan. Singkat saja 1 hari bisa empat sampe 5 baris misalkan pagi jam 7 hingga 10 bertemu dengan X, jam 10 sampai 12 rapat membahas apa," jelasnya

Menurutnya dengan adanya transparansi kegiatan kepada masyarakat maka berimplikasi pada transparansi anggaran dan lain-lain.

Baca juga: Kader PSI Dukung Anies Tindak Pelanggaran Air Tanah, tapi...

"Kami percaya ada transparansi lebih baik, korupsi pada akhirnya bisa kita kalahkan bersama di DKI," ucap Rian.

Adapun ke-8 Anggota PSI ini akan dilantik sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada Senin (25/8/2019).

Ke-8 anggota tersebut adalah :

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X