Saat 4 WNA Jaringan Internasional Selundupkan Narkotika untuk Stok Tahun Baru

Kompas.com - 20/11/2019, 10:14 WIB
Barang Bukti penggagalan penyelundupan narkotika yang disita dari keempat WNA di Kantor Bea Cukai tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/11/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBarang Bukti penggagalan penyelundupan narkotika yang disita dari keempat WNA di Kantor Bea Cukai tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/11/2019)

TANGERANG, KOMPAS.com - Akhir tahun menjadi salah satu momen yang dinanti-nanti jaringan-jaringan internasional penyelundupan narkotika. Biasanya ada permintaan dalam jumlah besar untuk menyambut pergantian tahun.

Hal itu diungkap Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Bareskrim Mabes Polri Kompol Dodi Suryadi saat konferensi pers di Kantor Bea Cukai tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (19/11/2019) kemarin, terkait kasus penyelundupan narkoba oleh empat warga negara asing (WNA).

Ia mengatakan, empat orang itu menyelundup narkoba untuk stok jelang akhir tahun.

"Mereka itu untuk stok (pesta) Tahun Baru," kata dia. 


Baca juga: WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

Dodi mengatakan, kasus penyelundupan tidak hanya ramai di kawasan Ibu Kota dan sekitarnya, tetapi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

"Dengan kasus-kasus yang kami lihat, ada berita penangkapan Sumatera, Jawa dan di timur (Indonesia) juga banyak sekali," kata dia.

Dodi menjelaskan, penyelundupan tidak hanya terjadi di bandara. Kasus serupa bisa saja terjadi melalui jalur transportasi laut dan darat.

"Biasanya untuk menjelang akhir tahun, banyak barang-barang (narkoba) yang masuk untuk mereka menyediakan persediaan Tahun Baru baik (melalui) laut, darat dan udara" ujar dia.

Jaringan pengedar luar negeri

Empat WNA yang kini diamankan kepolisian itu ditengarai punya kaitan dengan jaringan pengedar narkoba internasional.

"Ini jaringan internasional. Jaringan India, China, Malaysia, bahkan Prancis yang jarang-jarang," kata Dodi.

Ia mengemukakan, selundupan dari Prancis masih berbentuk paket yang ditemukan dalam paket kargo di Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X