Polisi Temukan Obat dari Poli Jantung di Lokasi Penemuan Jasad yang Membusuk di Depok

Kompas.com - 18/02/2020, 16:41 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

DEPOK, KOMPAS.com - Pria berinisial J (58) yang ditemukan meninggal di rumahnya Kukusan, Beji, Depok, diduga tutup usia karena sakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Beji Kompol Yenny Anggreni setelah ia beserta jajaran melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad J.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan bekas luka," ujar Yenny melalui keterangannya pada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Selain itu, ketika jasad J ditemukan dalam posisi telungkup, polisi dan warga menemukan berbagai benda yang menguatkan dugaan bahwa J meninggal akibat penyakit, yakni sakit jantung.

Baca juga: Cium Bau Menyengat, Warga Depok Temukan Jasad Tetangganya Membusuk di Rumah

"Di kediaman korban ditemukan kartu pasien dari Rumah Sakit Puri Cinere dan beberapa obat dari poli jantung rumah sakit tersebut," ujar Yenny.

"Tertera pula di obat itu nama dokternya," ia menambahkan.

Polisi kemudian menggali keterangan dari para saksi serta keluarga J. Dari hasil pemeriksaan, kata Yenny, keluarga turut menyebut bahwa J punya riwayat penyakit sebelum tutup usia.

Sebagai informasi, jasad J ditemukan pada Selasa pagi oleh para tetangga yang hendak memeriksa aroma tak sedap yang menguar dari rumah J.

Tak memperoleh jawaban setelah berulang kali mengetuk pintu rumah yang tak bisa dibuka dari luar, para tetangga pun membuka jendela rumah itu.

"Setelah membuka jendela, banyak lalat keluar dari jendela. Kemudian saksi masuk lewat jendela dan melihat korban duduk telungkup di kamar mandi," kata Yenny.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Absen di Pemeriksaan Polda, Rizieq Shihab Hadiri Reuni 212 Secara Daring

Absen di Pemeriksaan Polda, Rizieq Shihab Hadiri Reuni 212 Secara Daring

Megapolitan
Jakpus Gelar Simulasi Penanganan Banjir Saat Pandemi di Karet Tengsin

Jakpus Gelar Simulasi Penanganan Banjir Saat Pandemi di Karet Tengsin

Megapolitan
Pemkot Bekasi Siapkan 26 Pompa Air Portabel untuk Cegah Banjir

Pemkot Bekasi Siapkan 26 Pompa Air Portabel untuk Cegah Banjir

Megapolitan
Waspada, Ular Kobra Kembali Bermunculan di Permukiman Jakarta Timur

Waspada, Ular Kobra Kembali Bermunculan di Permukiman Jakarta Timur

Megapolitan
Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Megapolitan
Ini Rincian Gaji Anggota DPRD DKI yang Diusulkan Naik jadi Rp 8,38 Miliar Per Tahun

Ini Rincian Gaji Anggota DPRD DKI yang Diusulkan Naik jadi Rp 8,38 Miliar Per Tahun

Megapolitan
Genteng Ratusan Rumah Lenteng Agung Dicat, Supaya Indah Dilihat dari Atas Flyover Tapal Kuda

Genteng Ratusan Rumah Lenteng Agung Dicat, Supaya Indah Dilihat dari Atas Flyover Tapal Kuda

Megapolitan
Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Megapolitan
Jumlah Pejabat di DKI yang Dicopot sebagai Imbas Kerumunan Massa Rizieq Bertambah

Jumlah Pejabat di DKI yang Dicopot sebagai Imbas Kerumunan Massa Rizieq Bertambah

Megapolitan
[UPDATE 1 Desember]: Total Kasus Covid-19 di Tangsel 2.872, di Kota Tangerang 2.953

[UPDATE 1 Desember]: Total Kasus Covid-19 di Tangsel 2.872, di Kota Tangerang 2.953

Megapolitan
Gubernur DKI dan Wagub Terpapar Covid-19, Ketua DPRD Minta agar Ada Pelaksana Harian

Gubernur DKI dan Wagub Terpapar Covid-19, Ketua DPRD Minta agar Ada Pelaksana Harian

Megapolitan
Tempat Isolasi Covid-19 di Jakarta Terisi 79 Persen dan Ruang ICU Terisi 74 Persen

Tempat Isolasi Covid-19 di Jakarta Terisi 79 Persen dan Ruang ICU Terisi 74 Persen

Megapolitan
DPRD DKI Jakarta Usulkan Kenaikan Gaji Fantastis Saat Pandemi Covid-19

DPRD DKI Jakarta Usulkan Kenaikan Gaji Fantastis Saat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Teror Bertubi-tubi ke Keluarga Jacklyn Choppers...

Teror Bertubi-tubi ke Keluarga Jacklyn Choppers...

Megapolitan
Cerita Balita yang Taat Protokol Kesehatan...

Cerita Balita yang Taat Protokol Kesehatan...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X