Dinding Kontrakan di Tangsel Ambruk, Warga Duga Akibat Pergeseran Tanah

Kompas.com - 27/02/2020, 14:35 WIB
Dindin rumah kontrakan yang berlokasi di Kampung Cirompang, Kademangan, Setu,  Tangerang Selatan, Kamis (27/2/2020) ambruk. Kejadian iti pun menimpa satu rumah kontrakan lain di bawahnya. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiDindin rumah kontrakan yang berlokasi di Kampung Cirompang, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Kamis (27/2/2020) ambruk. Kejadian iti pun menimpa satu rumah kontrakan lain di bawahnya.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinding rumah kontrakan yang berlokasi RT 02/03 Kampung Cirompang, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Kamis, (27/2/2020) ambruk.

Warga menduga peristiwa itu disebabkan adanya pergeseran tanah.

"Sudah beberapa hari ini kan hujan deras banget itu. Mungkin tanahnya bergeser, karena posisi rumah diatas kontruksi bawahnya kelihatan," kata salah satu warga setempat Ma'mun saat ditemui di lokasi, Kamis.

Baca juga: Dinding Kontrakan di Tangsel Ambruk Menimpa Satu Rumah

Dugaan warga itu muncul setelah melihat adanya keretakan berbunyi cukup keras pada bangunan kontrakan yang dihuni oleh Juman.

"Kita kira pergeseran tanah karena sebelum ambruk itu rumah pak Juman retak di dinding dan lantai. Bahkan, itu atap terlepas dari dinding belakang sampai bunyi keras," katanya.

Sebelumnya, peristiwa ambruknya dinding rumah kontrakan itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

Ma'mun mengatakan, saat itu penghuni kontrakan, Juman yang sedang tidur mendengar bunyi keretakan dinding sebanyak tiga kali.

"Sebelum ambruk bunyi tiga kali. Pak Juman saat itu lagi tidur untung bangun karena bunyi yang cukup keras itu," ujar Ma'mun.

Ma'mun yang saat itu sedang mengerjakan proyek bangunan rumah lain meminta kepada Juman untuk memberitahu penghuni rumah di bawa kontrakannya.

"Saat itu saya minta pak Juman buat bilangin orang yang tinggal kontrakan bawah itu si Ibu Imas. Saya juga ikut bangunin," katanya.

Baca juga: Baru Diperbaiki, Tembok Pembatas Universitas Borobudur Ambruk Lagi Diterjang Banjir

Setelah semua keluaga yang menghuni kontrakan di bawah keluar, tembok kontrakan ambruk.

"Pas orang yang dibawah semua keluar. Baru itu tembok ambruk. Alhamdulillah enggak ada korban jiwa," kata Ma'mun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

Megapolitan
BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Megapolitan
BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Megapolitan
Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Megapolitan
Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Megapolitan
Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Megapolitan
Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Megapolitan
Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Megapolitan
Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Megapolitan
Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Megapolitan
Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X