Polisi Buru Pembuat Kartu ATM Merah Putih yang Digunakan untuk Skimming

Kompas.com - 28/02/2020, 15:40 WIB
Polisi membeberkan kasus penipuan dan skimming ATM yang dilakukan empat orang tersangka di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPolisi membeberkan kasus penipuan dan skimming ATM yang dilakukan empat orang tersangka di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (28/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi memburu tersangka lain yang terlibat dalam 23 kasus penipuan dan skimming ATM di Jakarta Utara.

Pelaku berperan sebagai pembuat kartu ATM Merah Putih yang digunakan empat tersangka yang sudah ditangkap saat melakukan penipuan.

"Kalau untuk pelaku skimming-nya jadi kami belum dapat, pengakuan dari para pelaku mereka mendapat kartunya dari orang lain, dan ini masih kami kembangkan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto di kantornya, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Mengaku sebagai Warga Brunei dan Kapten Kapal

Dengan menggunakan kartu ATM Merah Putih yang sudah dimodifikasi itu, tersangka bisa menunjukkan pada korban bahwa mereka memiliki uang sebesar Rp 99 juta untuk meyakinkan korbannya.

Atas alasan itu, korban yang dipilih pun merupakan pengguna ATM Link.

"Tidak menutup kemungkinan yang lainnya itu tidak bisa, seberti BNI dan ATM-ATM bersama mungkin juga bisa " ucap Wirdhanto.

Saat ini, polisi sudah menangkap empat orang tersangka berinisial BDM (52), II (50), SY (45), dan AH (46). Untuk BDM dan II diketahui merupakan residivis atas kasus yang sama dan baru keluar penjara tahun 2016.

Baca juga: 4 Tersangka Kasus Penipuan dan Skimming ATM di Jakarta Utara Ditangkap

Modus yang dilakukan salah satu tersangka saat bertemu dengan korbannya yaitu dengan berpura-pura hendak membeli barang dari tersangka lain yang mengaku sebagai warga Brunei tersebut.

Untuk meyakinkan korban, para tersangka menggunakan sebuah kartu ATM  yang Merah Putih sudah dimodifikasi. Tersangka tersebut menunjukkan bahwa di rekeningnya tersimpan uang sebesar Rp 99 juta.

Korban yang yakin melihat isi rekening tersangka, lantas menyerahkan kartu ATM beserta PIN  kepada tersangka dengan iming-iming uang tersebut akan diganti dengan cara ditransfer.

"Saat korban lengah dipinjam kartunya, pada saat itu pelaku mengganti kartu ATM milik korban dengan kartu ATM milik pelaku yang sudah dipersiapkan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto.

Baca juga: Tersangka Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Incar Pelancong

Selain itu, polisi mengamankan 37 kartu ATM dari para tersangka termasuk sebuah ATM Merah Putih yang digunakan untuk skimming ATM.

Terhadap para tersangka tersebut dikenakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X