Kompas.com - 20/04/2020, 10:38 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

BEKASI, KOMPAS.com - Dua puskesmas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditutup sementara hingga 14 hari ke depan karena sejumlah karyawannya positif Covid-19.

Dua puskesmas itu yakni Puskesmas Mangunjaya di Tambun Selatan dan Puskesmas Wanasari di Cibitung.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi (PIKOKABSI), dokter Alamsyah menyampaikan, pelayanan di dua puskesmas tersebut untuk sementara akan dialihkan.

“Pelayanan di Puskesmas Wanasari dipindahkan ke Puskesmas Wanajaya. Kemudian pelayanan di Puskesmas Magunjaya dipindahkan ke Puskesmas Mekarsari, Puskemas Sumberjaya dan Puskesmas Tambun," ujar Alamsyah, Senin (20/4/2020).

Baca juga: TPU Pasir Tanjung dan Mangun Jaya Jadi Lokasi Pemakaman Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi


Dua puskesmas itu pun akan disterilkan. Para karyawan lainnya, yang tidak terpapar Covid-19, tengah menjalani isolasi mandiri.

“Jadi ada lima orang yang positif. Dua orang yang bertugas di Puskesmas Mangunjaya Tambun Selatan dan tiga orang bertugas di Puskesmas Wanasari, Cibitung,” kata Alamsyah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, lima karyawan yang positif Covid-19 tersebut kini menjalani perawatan di rumah sakit.

"Tiga orang di rumah sakit di Kabupaten Bekasi dan dua orang di Rumah Sakit di Jakarta," kata Alamsyah.

Sementara beberapa orang yang sempat kontak langsung dengan lima orang tersebut akan di-tracking untuk menjalani rapid test.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Guru Positif Covid-19, SDN 08 Kenari Jakarta Pusat Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Disdik DKI Jakarta: Posisi CPDB Masih Terus Ter-update hingga Waktu Pengumuman

Megapolitan
Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi Penyangga Jembatan di Tanjung Priok

Megapolitan
Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Khawatir Longsor Susulan, Posko Pengungsian di Payung Mas Ciputat Tetap Disiagakan

Megapolitan
PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

PGRI Kritik Sekolah Tatap Muka di Jakarta karena Tak Ikuti Arahan Jokowi

Megapolitan
Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa Satu Tempat Tidur Hemodialisis untuk Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Presiden Jokowi Bakal Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Puspemkot Tangerang

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion Patriot Akan Terbuka bagi Warga KTP Non-Bekasi

Megapolitan
Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Banjir Surut, Warga Payung Mas Ciputat Mulai Bersihkan Rumah dan Kendaraan

Megapolitan
Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Jokowi Datang, Wali Kota Bekasi Minta Ratusan Ribu Vaksin Covid-19

Megapolitan
12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

12.000 Anak di Jakarta Dilaporkan Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jabodetabek Melonjak, PGRI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Kasus Covid-19 di Jabodetabek Melonjak, PGRI Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Minta Anies Tak Tarik Rem Darurat, Anggota DPRD: Ekonomi Bisa Layu

Minta Anies Tak Tarik Rem Darurat, Anggota DPRD: Ekonomi Bisa Layu

Megapolitan
Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion, Wali Kota Bekasi: Presiden Bangga

Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal di Stadion, Wali Kota Bekasi: Presiden Bangga

Megapolitan
24.878 Orang Ditangkap Terkait Kasus Narkoba di Indonesia sejak Januari 2021

24.878 Orang Ditangkap Terkait Kasus Narkoba di Indonesia sejak Januari 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X