Berikut Tahapan Penerimaan Siswa Baru 2020 di Jakarta secara Online

Kompas.com - 15/05/2020, 14:37 WIB
Syarat Masuk SMP, SMA, dan SMK Pada PPDB 2020 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoSyarat Masuk SMP, SMA, dan SMK Pada PPDB 2020

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di DKI Jakarta bakal dilakukan secara online.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan.

Hal tersebut Ia sampaikan dalam teleconference dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pada Senin (11/5/2020) lalu.

Baca juga: Viral Info Kafe di Kemang Ramai Orang Nongkrong, Wali Kota: Mereka Karyawan

Video teleconference ini diunggah di akun Youtube milik Pemprov DKI.

"Penerimaan peserta didik baru yang akan dilalukan di tahun ajaran 2020 dan 2021 ini mengingat saat ini masa pandemi belum berakhir sehingga kami menyesuaikan untuk melakukan PPDB dari rumah untuk mencegahnya peserta didik atau orangtua, serta wali secara fisik di rumah," ujar Nahdiana seperti dikutip Kompas.com.

Ia menjelaskan, peserta atau calon peserta didik dapat melihat teknis pendaftaran dan daya tampung secara online.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian mereka harus mendaftarkan diri secara online yang kemudian akan dilakukan verifikasi oleh operator atau panitia PPDB.

Baca juga: Siswa Bisa Tarik Tunai Seluruh Dana KJP Plus Selama PSBB

Selanjutnya akan diumumkan hasil seleksi dan bagi yang lolos bisa melaporkan diri juga secara online.

Meski demikian Ia belum mengumumkan situs web untuk pendaftaran maupun pengumuman online.

"Bagi peserta didik yang memang tidak bisa melakukan pendaftaran secara daring ini kami melalukan help desk, melalui posko-posko, baik yang ada di sekolah ataupun yang ada di Sudin dengan memperhatikan protokol kesehatan saat ini dalam kondisi pandemi," jelasnya.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA: 13 Orang Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19 PT ASA: 13 Orang Diperiksa, Belum Ada Tersangka

Megapolitan
Progres Vaksinasi Covid-19 di Depok: Pelayan Publik Sudah 175 Persen, Lansia Baru 25 Persen

Progres Vaksinasi Covid-19 di Depok: Pelayan Publik Sudah 175 Persen, Lansia Baru 25 Persen

Megapolitan
Catat, Berikut Lokasi Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kecamatah Kebon Jeruk 26-27 Juli

Catat, Berikut Lokasi Sentra Vaksinasi Covid-19 di Kecamatah Kebon Jeruk 26-27 Juli

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Depok Periode Juli

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Depok Periode Juli

Megapolitan
UPDATE 25 Juli 2021: Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Mulai Menurun

UPDATE 25 Juli 2021: Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Mulai Menurun

Megapolitan
Gudang SMPN 97 Jakarta Terbakar

Gudang SMPN 97 Jakarta Terbakar

Megapolitan
Petugas Gabungan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pulogadung

Petugas Gabungan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pulogadung

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 301 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 301 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Pengelola: Sangat Kecil Kemungkinan Oknumnya Pedagang

Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Pengelola: Sangat Kecil Kemungkinan Oknumnya Pedagang

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kota Bekasi Catat 1.664 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kota Bekasi Catat 1.664 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kota Tangerang Catat 399 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kota Tangerang Catat 399 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.393, Jumlah Tes Berkurang Dibanding Kemarin

UPDATE 25 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.393, Jumlah Tes Berkurang Dibanding Kemarin

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kasus Positif Covid di Tangsel Bertambah 142, Pasien Meninggal 10 Orang

UPDATE 25 Juli: Kasus Positif Covid di Tangsel Bertambah 142, Pasien Meninggal 10 Orang

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Maksimalkan Fungsi Kader Pulih untuk Bantuk Pasien Isoman

Wali Kota Jakarta Utara Maksimalkan Fungsi Kader Pulih untuk Bantuk Pasien Isoman

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Ajak Pasien Isoman Lakukan Isolasi Terkendali di Rusun Nagrak

Wali Kota Jakarta Utara Ajak Pasien Isoman Lakukan Isolasi Terkendali di Rusun Nagrak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X