Tanya Jawab Soal PSBB Transisi Jakarta: Yang Kini Boleh Dilakukan dan Masih Dilarang

Kompas.com - 05/06/2020, 10:07 WIB
Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYKendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Pemerintah telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan COVID-19.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Anies menyatakan, PSBB ini merupakan masa transisi. Masa transisi fase I akan dievaluasi pada akhir Juni 2020.

Selama masa transisi, Pemprov DKI Jakarta memberikan beberapa kelonggaran, mulai dari membolehkan warga beraktivitas hingga tempat-tempat usaha kembali beroperasi.

Namun, masih ada pula hal-hal yang dilarang selama masa transisi.

Baca juga: PSBB DKI Jakarta Kembali Diperpanjang, Bulan Juni Jadi Masa Transisi

Berikut tanya jawab soal yang boleh dilakukan dan masih dilarang selama masa transisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah warga boleh menerima tamu di rumah?

Jawabannya boleh. Tetapi, jumlah tamu yang datang harus dibatasi agar tetap bisa menjaga jarak aman.

Apakah warga boleh beraktivitas di luar rumah?

Warga diperbolehkan berkegiatan di luar rumah asalkan sehat. Warga juga wajib memakai masker selama beraktivitas di luar. Warga yang tidak memakai masker terancam denda Rp 250.000.

Baca juga: PSBB Transisi, Keluar Rumah Tanpa Masker Akan Terancam Denda Rp 250.000

Jika berpergian menggunakan kendaraan pribadi, apakah jumlah penumpang masih dibatasi?

Kendaraan pribadi boleh mengangkut penumpang penuh atau sesuai kapasitas tempat duduk. Asalkan, penumpang yang diangkut masih satu keluarga.

Jika bukan mengangkut keluarga, penumpang kendaraan pribadi dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas tempat duduk.

Berikutnya, apakah jumlah penumpang kendaraan umum juga dibatasi?

Jawabannya iya, jumlah penumpang kendaraan umum masih dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas.

Bagaimana dengan ojek online? Apakah boleh mengangkut penumpang?

Boleh. Ojek online maupun ojek konvensional diperbolehkan mengangkut penumpang mulai 8 Juni 2020. Namun, ojek harus beroperasi dengan melaksanakan protokol kesehatan.

Baca juga: PSBB Transisi Jakarta, Ojek Online Boleh Angkut Penumpang mulai 8 Juni

Apakah boleh ibadah di rumah ibadah?

Boleh. Pemprov DKI memperbolehkan warga kembali beribadah di rumah ibadah mulai Jumat (5/6/2020) ini, termasuk shalat Jumat.

Masjid, gereja, kelenteng, pura, dan lainnya sudah diperbolehkan melaksanakan ibadah rutin. Namun, peribadatan harus dilakukan dengan protokol pencegahan Covid-19.

Bagaimana dengan bekerja di kantor? Apakah perkantoran sudah boleh beroperasi?

Aktivitas perkantoran di Jakarta bisa dimulai kembali pada 8 Juni 2020.

Namun, karyawan yang bekerja di kantor dibatasi maksimal 50 persen dari total karyawan, sedangkan sisanya tetap bekerja dari rumah.

Perusahaan harus membagi jam kerja karyawan yang bekerja di kantor agar tidak terjadi penumpukan pada satu waktu.

Baca juga: Perkantoran Jakarta Buka 8 Juni, Karyawan yang Masih di Daerah Bisa Ajukan SIKM

Lalu, apakah warga boleh berkunjung ke tempat-tempat rekreasi?

Boleh saja, asalkan sehat. Tempat rekreasi indoor dan outdoor serta kebun binatang diperbolehkan buka mulai 20-21 Juni 2020, sedangkan pantai boleh dibuka pada 13-14 Juni 2020.

Bagaimana dengan ibu hamil dan anak-anak?

Ibu hamil dan anak-anak masih dilarang berkunjung ke tempat-tempat rekreasi selama PSBB transisi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ibu hamil, anak-anak, dan warga lanjut usia belum boleh berkegiatan selama masa transisi. Alasan dia, tiga kelompok itu masuk dalam kategori rentan terpapar Covid-19.

Baca juga: Anak-anak hingga Ibu Hamil di Jakarta Belum Boleh Beraktivitas selama PSBB Transisi

Berikutnya, selama masa transisi, apakah warga boleh makan di restoran?

Boleh. Sebab, restoran mandiri boleh menyediakan fasilitas makan di tempat mulai 8 Juni mendatang.

Namun, jumlah pengunjung yang boleh makan di tempat dalam satu waktu dibatasi 50 persen dari jumlah biasanya.

Restoran juga dilarang menyajikan makanan secara prasmanan.

Baca juga: Protokol Restoran Saat PSBB Transisi di Jakarta: Makan di Tempat Boleh, Prasmanan Dilarang

Bagaimana dengan kegiatan olahraga? Apakah warga boleh berolahraga di luar?

Kegiatan olahraga outdoor bisa dilakukan mulai hari ini. Namun, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas normal sebelum pandemi Covid-19.

Selain itu, pengelola prasarana olahraga tidak diperbolehkan mengadakan acara keolahragaan yang mengundang penonton.

Baca juga: Prasarana Olahraga Outdoor Dibuka Jumat Besok, tapi Dilarang Ada Kegiatan dengan Penonton

Kemudian, apakah warga boleh menggelar resepsi pernikahan selama masa transisi?

Resepsi pernikahan, sunatan, festival rakyat, dan pasar malam yang sifatnya mengumpulkan banyak orang belum diizinkan digelar di Jakarta pada masa PSBB transisi.

Lalu, apakah akses keluar masuk wilayah Jakarta dilonggarkan selama masa PSBB transisi?

Tidak. Orang yang keluar atau masuk wilayah Jakarta tetap wajib memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) selama PSBB transisi.

Pemprov DKI Jakarta akan tetap memeriksa kepemilikan SIKM di wilayah perbatasan hingga status bencana non-alam Covid-19 sebagai bencana nasional berakhir.

Baca juga: PSBB Transisi, Keluar Masuk Jakarta Tetap Wajib Punya SIKM

Karyawan yang masih berada di daerah dan harus bekerja di kantor mulai 8 Juni kini bisa mengajukan SIKM untuk masuk Jakarta.

Bagaimana cara mengajukan SIKM?

Warga bisa mengajukan SIKM dengan mengakses situs web corona.jakarta.go.id.

Setelah itu, klik menu "Izin Keluar-Masuk Jakarta".

Seluruh persyaratan dan cara pengajuan SIKM bisa dilihat di situs web tersebut.

Baca juga: Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info tentang SIKM



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Pastikan Video Viral Sejumlah Gadis Adu Jotos Bukan di Depok, tapi Bogor

Polisi Pastikan Video Viral Sejumlah Gadis Adu Jotos Bukan di Depok, tapi Bogor

Megapolitan
Tukang Fotokopi Mendadak Kebanjiran Order Cetak Sertifikat Vaksinasi Seukuran KTP

Tukang Fotokopi Mendadak Kebanjiran Order Cetak Sertifikat Vaksinasi Seukuran KTP

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi di Pasar, Target 300 Pedagang Sehari

Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi di Pasar, Target 300 Pedagang Sehari

Megapolitan
Kekurangan Vaksinator di Desa-desa, Pemkab Bekasi Rekrut Relawan Nakes

Kekurangan Vaksinator di Desa-desa, Pemkab Bekasi Rekrut Relawan Nakes

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pungli terhadap Pedagang di Ciputat

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pungli terhadap Pedagang di Ciputat

Megapolitan
Viral Rekaman CCTV Pencurian Spion di Grogol, Pelaku Beraksi dalam Hitungan Detik

Viral Rekaman CCTV Pencurian Spion di Grogol, Pelaku Beraksi dalam Hitungan Detik

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri yang Gasak Rp 20 Juta dari Truk Saat Sopir Isi Bensin di SPBU Cengkareng

Polisi Tangkap Pencuri yang Gasak Rp 20 Juta dari Truk Saat Sopir Isi Bensin di SPBU Cengkareng

Megapolitan
10 Persen Pedagang Pasar Alami Kebangkrutan di Kota Bekasi

10 Persen Pedagang Pasar Alami Kebangkrutan di Kota Bekasi

Megapolitan
Sentra Vaksinasi di UI Depok untuk 12 Tahun ke Atas, Ini Cara Daftarnya

Sentra Vaksinasi di UI Depok untuk 12 Tahun ke Atas, Ini Cara Daftarnya

Megapolitan
Ingin Divaksin, Nenek 78 Tahun di Tarumajaya Bekasi Sampai Digendong Polisi

Ingin Divaksin, Nenek 78 Tahun di Tarumajaya Bekasi Sampai Digendong Polisi

Megapolitan
UI Buka Sentra Vaksinasi Baru, Sediakan 25.000 Dosis Vaksin Sinovac

UI Buka Sentra Vaksinasi Baru, Sediakan 25.000 Dosis Vaksin Sinovac

Megapolitan
Minta Uang ke Warga di Pos Penyekatan Kemayoran, Bocah 13 Tahun Ditangkap

Minta Uang ke Warga di Pos Penyekatan Kemayoran, Bocah 13 Tahun Ditangkap

Megapolitan
Lewat Sedekah Minyak Jelantah di RPTRA Jakut, Warga Ikut Sumbang Bansos untuk Warga Terdampak Pandemi

Lewat Sedekah Minyak Jelantah di RPTRA Jakut, Warga Ikut Sumbang Bansos untuk Warga Terdampak Pandemi

Megapolitan
Semua Atlet di Kota Bekasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Semua Atlet di Kota Bekasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
BLT Subsidi Gaji di Jakarta Mulai Dicairkan, Ini Syarat Dapatkan Bantuan Rp 1 Juta

BLT Subsidi Gaji di Jakarta Mulai Dicairkan, Ini Syarat Dapatkan Bantuan Rp 1 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X