Arus Lalu Lintas Kota Tangerang Mulai Meningkat, Kendaraan Pribadi Mendominasi

Kompas.com - 12/06/2020, 19:32 WIB
Ilustrasi lalu lintas macet KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi lalu lintas macet

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, arus lalu lintas di Kota Tangerang berangsur meningkat.

Hal tersebut, lanjut dia, bisa jadi karena Kota Tangerang sudah memasuki masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuju new normal atau kenormalan baru.

"Sudah mulai menigkat, saya belum pastikan berapa persen peningatannya," ujar Wahyudi saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat (12/6/2020).

Wahyudi mengatakan, peningkatan jumlah trafik lalu lintas didominasi oleh kendaraan pribadi.

Baca juga: BERITA FOTO: Mampang Prapatan Macet Hari Pertama Perkantoran Dibuka

Untuk kendaraan umum, kata Wahyudi, pergerakan penumpang masih terlihat sepi dibandingkan hari-hari sebelum masa pandemi Covid-19.

Adanya aturan PSBB berkait batas penumpang 50 persen dari kapasitas angkut yang harus dijalani sampai 14 Juni mendatang juga disebut Wahyudi sebagai salah satu penyebab sepinya penumpang transportasi umum.

"Pergerakan masih sepi, secara umum masih banyak warga yang belum menggunakan angkot," kata dia.

Wahyudi mengatakan, trafik lalu lintas pada awal penerapan PSBB di Kota Tangerang sempat menurun drastis hingga 38 persen.

Namun, di tahap perpanjangan PSBB keempat ini, di saat perkantoran di wilayah Jakarta kembali diizinkan beraktivitas, peningkatan langsung terjadi.

Baca juga: Terapkan PSBB Transisi, Mengapa Kondisi Jalanan Jakarta Macet?

Meski mengalami peningkatan, lanjut Wahyudi, saat ini trafik lalu lintas masih belum setinggi keadaan sebelum pandemi.

"Peningkatan tidak setinggi waktu normal dulu," ujar dia mengakhiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Pembakaran Sejumlah Posko Ormas di Tangsel

Polisi Selidiki Pembakaran Sejumlah Posko Ormas di Tangsel

Megapolitan
Pemprov DKI Telah 4 Kali Kirim Surat Permohonan Penjualan Saham Perusahaan Bir ke DPRD

Pemprov DKI Telah 4 Kali Kirim Surat Permohonan Penjualan Saham Perusahaan Bir ke DPRD

Megapolitan
Sakit Hati Ditinggal Kekasih, Seorang Perempuan di Kota Tangerang Buang Bayinya

Sakit Hati Ditinggal Kekasih, Seorang Perempuan di Kota Tangerang Buang Bayinya

Megapolitan
Diduga Berbuat Cabul, Lurah Pekayon Jaya Bekasi Mengaku Siap Ikuti Prosedur Hukum

Diduga Berbuat Cabul, Lurah Pekayon Jaya Bekasi Mengaku Siap Ikuti Prosedur Hukum

Megapolitan
Baznas DKI Jakarta Buka Lowongan Relawan Ramadhan, Ini Kualifikasi dan Cara Mendaftar

Baznas DKI Jakarta Buka Lowongan Relawan Ramadhan, Ini Kualifikasi dan Cara Mendaftar

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim PPKM Mikro Tekan Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta

Pemprov DKI Klaim PPKM Mikro Tekan Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Lurah Pekayon Jaya Bekasi Akui Pegang Bokong Pedagang Warung

Lurah Pekayon Jaya Bekasi Akui Pegang Bokong Pedagang Warung

Megapolitan
Dikawal Staf dari Pemkot Bekasi, Lurah Diduga Cabul Penuhi Panggilan DPRD

Dikawal Staf dari Pemkot Bekasi, Lurah Diduga Cabul Penuhi Panggilan DPRD

Megapolitan
Pesepeda Keluar Jalur di Jalan Sudirman-Thamrin, Bisa Kena Sanksi Rp 100.000

Pesepeda Keluar Jalur di Jalan Sudirman-Thamrin, Bisa Kena Sanksi Rp 100.000

Megapolitan
Polisi Tangkap Seorang Muncikari Prostitusi Online di Kota Tangerang

Polisi Tangkap Seorang Muncikari Prostitusi Online di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Akan Tindak Pesepeda yang Keluar Jalur di Sudirman-Thamrin

Polisi Akan Tindak Pesepeda yang Keluar Jalur di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemprov DKI Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Program Rumah DP Rp 0 Gagasan Anies, Dulu Diragukan, Kini Terganjal Korupsi

Program Rumah DP Rp 0 Gagasan Anies, Dulu Diragukan, Kini Terganjal Korupsi

Megapolitan
Pemkot Tangsel Klaim Rencana Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang Telah Disetujui Warga

Pemkot Tangsel Klaim Rencana Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong Serang Telah Disetujui Warga

Megapolitan
Penularan Covid-19 Tinggi, Pengawasan 5 Kelurahan di Kota Bekasi Diperketat

Penularan Covid-19 Tinggi, Pengawasan 5 Kelurahan di Kota Bekasi Diperketat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X